Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKPD (LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK) BERBASIS TEORI VAN HIELE PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS IV MI RIADHUSSOLIHIN THOHIR YASIN Yuni Astina UIN Mataram; Muammar; Siti Ruqoiyyah
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9872

Abstract

Abstract This study was motivated by the need to develop Student Worksheets (LKPD) based on Van Hiele Theory on plane geometry material to help fourth-grade elementary school students understand concepts more systematically. This study aimed to (1) determine the feasibility of Van Hiele Theory-based Student Worksheets (LKPD) on plane geometry material for fourth-grade students at MI Riadhussolihin Thohir Yasin based on material and media experts’ assessments; and (2) determine the practicality of Van Hiele Theory-based Student Worksheets (LKPD) on plane geometry material for fourth-grade students at MI Riadhussolihin Thohir Yasin based on teachers’ and students’ responses. This research employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model (define, design, develop, and disseminate), which consists of four stages. Data collection techniques used in this study were questionnaires, interviews, and documentation. The research instruments included media and material expert validation questionnaires, teacher and student response questionnaires, interview guidelines, and documentation. The data analysis techniques used were quantitative and qualitative analysis. Quantitative data were analyzed using a Likert scale to determine the validity and practicality levels of the developed LKPD, while qualitative data were analyzed descriptively based on suggestions and feedback from validators and teachers. The results of this study indicated that (1) the Van Hiele Theory-based LKPD on plane geometry material for fourth-grade students at MI Riadhussolihin Thohir Yasin met the validity criteria, with the media expert validation score reaching 93.3% in the “very valid” category, while the material expert validation score reached 75% in the “valid” category; and (2) the Van Hiele Theory-based LKPD on plane geometry material met the practicality criteria, with the teacher response score reaching 88.3% in the “very practical” category, while the student response score reached 95% in the “very practical” category. Keywords: LKPD, Van Hiele Theory, Plane Geometry, Elementary School Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya pengembangan LKPD berbasis teori Van Hiele pada materi bangun datar untuk membantu peserta didik di kelas IV sekolah dasar memahami konsep secara lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Teori Van Hiele pada Materi Bangun Datar di Kelas IV MI Riadhussolihin Thohir Yasin menurut ahli materi dan media; (2) mengetahui kepraktisan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Teori Van Hiele pada Materi Bangun Datar di Kelas IV MI Riadhussolihin Thohir Yasin menurut guru dan siswa. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) yang terdiri dari empat tahap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli media dan materi, angket respon guru dan peserta didik, pedoman wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan skala likert untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan LKPD yang dikembangkan, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif berdasarkan saran dan masukan dan validator dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) LKPD berbasis teori Van Hiele pada materi bangun datar di kelas IV MI Riadhussolihin Thohir Yasin telah memenuhi kriteria kevalidan berdasarkan hasil validasi ahli media memperoleh skor sebesar 93,3% dengan kategori sangat valid, sedangkan ahli materi memperoleh skor sebesar 75% dengan kategori valid. (2) LKPD berbasis teori Van Hiele pada materi bangun datar di kelas IV MI Riadhussolihin Thohir Yasin memenuhi kriteria kepraktisan berdasarkan respon guru memperoleh skor sebesar 88,3% dengan kategori sangat praktis, sedangkan respon peserta didik mem;eroleh skor sebesar 95% dengan kategori sangat praktis. Kata Kunci: LKPD, Teori Van Hiele, Bangun Datar, Sekolah Dasar
Strengthening the capacity of elementary school teachers in designing deep learning at Madrasah Ibtidaiyah Lombok Islamic School and Nahdlatul Wathan Lingsar Muammar; Siti Ruqoiyyah; Siti Mujahidah; M. Zaenul Fiqri
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2025): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v21i2.14526

Abstract

[Bahasa]: Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tantangan pendidikan abad ke-21 yang ditandai oleh perubahan cepat, ketidakpastian, dan kompleksitas yang menuntut guru mampu merancang pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pemahaman mendalam siswa. Observasi awal di MI Lombok Islamic School dan MI NW Lingsar menunjukkan bahwa guru masih cenderung menggunakan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada penyampaian materi dan belum optimal dalam menyusun perangkat ajar yang berbasis pembelajaran mendalam sesuai Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memahami, merancang, dan menerapkan pembelajaran mendalam yang inovatif, kontekstual, dan berpusat pada perkembangan berpikir siswa. Pengabdian ini dilaksanakan menggunakan metode kolaboratif-partisipatif. Metode ini melibatkan guru secara aktif sebagai mitra setara dalam seluruh tahapan kegiatan melalui asesmen kebutuhan, lokakarya intensif, pendampingan penyusunan perangkat ajar, praktik mengajar terbimbing, serta diskusi keilmuan berbasis komunitas belajar, sehingga terjadi proses pemberdayaan sekaligus transfer keahlian yang relevan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep dan strategi pembelajaran mendalam, perbaikan signifikan dalam kualitas perangkat ajar, serta meningkatnya kepercayaan diri guru dalam menerapkan asesmen autentik dan aktivitas belajar yang mendorong berpikir tingkat tinggi. Kegiatan ini memiliki kontribusi terhadap penguatan kapasitas pedagogik guru di MI Lombok Islamic School dan MI NW Lingsar dan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan transformasi pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka di Kabupaten Lombok Barat. Kata Kunci: penguatan kapasitas, guru sekolah dasar, pembelajaran mendalam [English]: This Community Service initiative is motivated by the challenges of 21st-century education, characterized by rapid change, uncertainty, and complexity, which require teachers to design meaningful learning experiences that foster students' deep understanding. Initial observations at MI Lombok Islamic School and MI NW Lingsar indicate that teachers still tend to use a delivery-oriented learning approach and are not yet optimal in developing in-depth learning-based teaching materials in accordance with the Independent Curriculum. This activity aims to improve teacher competency in understanding, designing, and implementing innovative, contextual, and in-depth learning that focuses on students' thinking development. This community service initiative is implemented through a collaborative, participatory approach. This method actively involves teachers as equal partners at all stages of the activity through needs assessments, intensive workshops, mentoring in developing teaching materials, guided teaching practices, and community-based scientific discussions, resulting in empowerment and the transfer of relevant skills. Evaluation results indicate increased teacher understanding of in-depth learning concepts and strategies, significant improvements in the quality of teaching materials, and increased teacher confidence in implementing authentic assessments and learning activities that encourage higher-order thinking. This activity contributes to strengthening the pedagogical capacity of teachers at MI Lombok Islamic School and MI NW Lingsar, becoming an essential foundation for the sustainability of the Independent Curriculum-based learning transformation in West Lombok Regency. Keywords: strengthening the competence, elementary school teachers, deep learning