Nisrina Syifaamaly
UIN K. H. Saifudin Zuhri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Kemandirian Santri melalui Praktik Ekonomi Pesantren Berbasis Komunitas Muh. Hanif; Nisrina Syifaamaly
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1181

Abstract

Artikel ini dirancang untuk mengkaji Konstruksi Kemandirian Santri melalui Praktik Ekonomi Pesantren Berbasis Komunitas melalui perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus utama artikel diarahkan pada klaim bahwa kemandirian santri dibentuk melalui keterlibatan dalam praktik ekonomi pesantren yang mengajarkan tanggung jawab, kerja kolektif, dan etos produktif. Penelitian lapangan dilakukan di Pondok Pesantren At-Thohiriyah. Data utama digali melalui observasi terhadap santri dalam koperasi, kantin, atau unit usaha pesantren, wawancara dengan aktor pendidikan yang terlibat, serta dokumentasi mengenai kebijakan, program, dan praktik kelembagaan. Tiga dimensi bukti yang perlu diuji adalah santri dilibatkan dalam koperasi, kantin, pertanian, peternakan, atau unit usaha pesantren, praktik ekonomi pesantren mengajarkan manajemen waktu antara ibadah, belajar, dan kerja, dan kiai dan pengasuh menanamkan nilai kemandirian sebagai bagian dari pendidikan karakter santri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, artikel ini diharapkan mampu menunjukkan bagaimana relasi sosial, norma kelembagaan, otoritas pendidikan, serta pengalaman santri membentuk praktik pendidikan sehari-hari. Kontribusi artikel tidak berhenti pada deskripsi kasus, tetapi juga diarahkan untuk membangun argumentasi teoritik tentang bagaimana lembaga pendidikan bekerja sebagai arena sosial yang memproduksi kepercayaan, identitas, disiplin, solidaritas, atau perubahan sosial. Temuan yang diperoleh diharapkan memperkaya diskusi sosiologi pendidikan Islam di Indonesia dan menawarkan rekomendasi penguatan tata kelola lembaga pendidikan berbasis data lapangan.