Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri Ampreng Kecamatan Langowan Barat Firgi Jermia Toar; Zoya F. Sumampow; Fonny Katili
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi panca indera manusia melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SD Negeri Ampreng.  penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 peserta didik kelas IV SD Negeri Ampreng. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan persentase ketuntasan belajar. Berdasarkan  penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran, hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh peserta didik di siklus I mencapai 66,38%  sedangkan pada siklus II mencapai 84,44%.  Jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar meningkat secara signifikan dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menjadi lebih aktif. Dengan demikian, model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi panca indera manusia.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Negeri Ampreng Kecamatan Langowan Barat Firgi Jermia Toar; Zoya F. Sumampow; Fonny Katili
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi panca indera manusia melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SD Negeri Ampreng.  penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 peserta didik kelas IV SD Negeri Ampreng. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan persentase ketuntasan belajar. Berdasarkan  penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran, hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh peserta didik di siklus I mencapai 66,38%  sedangkan pada siklus II mencapai 84,44%.  Jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar meningkat secara signifikan dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menjadi lebih aktif. Dengan demikian, model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi panca indera manusia.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Flash Card untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SD Advent Tondano Frisca Novia Indah Sari; Harol R. Lumapow; Zoya F. Sumampow
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Flash Card dikelas IV SD Advent Tondano, Kecamatan Tondano Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih bersifat satu arah (teacher-centered), dimana guru dominan menggunakan metode ceramah tanpa dukungan media pembelajaran yang inovatif, sehingga siswa kurang tertarik, mudah bosan dan kurang fokus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi/Pengamatan, dan Refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan Subjek penelitian berjumlah 20 orang siswa yang terdiri dari 10 orang siswa Perempuan dan 10 orang siswa Laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan adanya peningkatan hasil siswa yang sangat signifikan secara bertahap. Pada data awal, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 35% atau 7 orang siswa yang tuntas dari 20 orang siswa, Setelah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan media Flash Card, pada siklus I, ketuntasan belajar klasikal meningkat menjadi 55% atau 11 orang siswa yang tuntas, hasil ini menunjukan bahwa masih ada 45% atau 9 orang siswa yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran 75, sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II, ketuntasan belajar klasikal meningkat secara signifikan menjadi 95% atau 19 orang siswa yang tuntas dari 20 orang siswa. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa telah mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Jadi dapat di simpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media flash card pada mata pelajaran IPAS tentang Daerahku dan Kekayaan Alamnnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Flash Card untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SD Advent Tondano Frisca Novia Indah Sari; Harol R. Lumapow; Zoya F. Sumampow
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Flash Card dikelas IV SD Advent Tondano, Kecamatan Tondano Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih bersifat satu arah (teacher-centered), dimana guru dominan menggunakan metode ceramah tanpa dukungan media pembelajaran yang inovatif, sehingga siswa kurang tertarik, mudah bosan dan kurang fokus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi/Pengamatan, dan Refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan Subjek penelitian berjumlah 20 orang siswa yang terdiri dari 10 orang siswa Perempuan dan 10 orang siswa Laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan adanya peningkatan hasil siswa yang sangat signifikan secara bertahap. Pada data awal, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 35% atau 7 orang siswa yang tuntas dari 20 orang siswa, Setelah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan media Flash Card, pada siklus I, ketuntasan belajar klasikal meningkat menjadi 55% atau 11 orang siswa yang tuntas, hasil ini menunjukan bahwa masih ada 45% atau 9 orang siswa yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran 75, sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II, ketuntasan belajar klasikal meningkat secara signifikan menjadi 95% atau 19 orang siswa yang tuntas dari 20 orang siswa. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa telah mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Jadi dapat di simpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media flash card pada mata pelajaran IPAS tentang Daerahku dan Kekayaan Alamnnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.