Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V di SD Negeri Lahendong Rivilia Manderes; Harol Reflie Lumapow; Mayske R. Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Lahendong pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 71,15% dengan ketuntasan 61,53%, aktivitas siswa 56,25%, dan aktivitas guru 71,87%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, aktivitas siswa meningkat menjadi 78,12% dan aktivitas guru mencapai 81,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V di SD Negeri Lahendong Rivilia Manderes; Harol Reflie Lumapow; Mayske R. Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Lahendong pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 71,15% dengan ketuntasan 61,53%, aktivitas siswa 56,25%, dan aktivitas guru 71,87%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, aktivitas siswa meningkat menjadi 78,12% dan aktivitas guru mencapai 81,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Katolik St.Theresia Passo Tesalonika Andini Manoppo; Harol Reflie Lumapow; Romi J. Mongdong
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Katolik St. Theresia Passo melalui penerapan media audio visual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 64,54% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 5 orang. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 82,72% dengan seluruh siswa mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPAS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Katolik St. Theresia Passo. Media audio visual mampu membuat proses pembelajaran lebih menarik, meningkatkan perhatian siswa, serta membantu siswa memahami materi pembelajaran dengan lebih baik.
Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Katolik St.Theresia Passo Tesalonika Andini Manoppo; Harol Reflie Lumapow; Romi J. Mongdong
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Katolik St. Theresia Passo melalui penerapan media audio visual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 64,54% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 5 orang. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 82,72% dengan seluruh siswa mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPAS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Katolik St. Theresia Passo. Media audio visual mampu membuat proses pembelajaran lebih menarik, meningkatkan perhatian siswa, serta membantu siswa memahami materi pembelajaran dengan lebih baik.