Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Steinberg dalam meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SD GMIM Pinabetengan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan membaca siswa, baik dari aspek kelancaran, ketepatan pelafalan kata, maupun keberanian (kepercayaan diri) saat membaca di depan kelas karena pola pengajaran sebelumnya yang cenderung konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III, guru wali kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui tiga instrumen utama, yaitu observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Steinberg yang dilakukan melalui empat tahapan inti yaitu pengenalan kata bermakna dengan bantuan gambar konkrit, identifikasi kata mandiri tanpa gambar, pembacaan frasa atau kalimat sederhana, dan membaca wacana secara nyata mampu meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa. Setelah pelaksanaan tindakan, siswa menjadi jauh lebih aktif, antusias, dan menunjukkan peningkatan signifikan pada kelancaran serta ketepatan intonasi membaca. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Steinberg efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa sekolah dasar.