Falevi Saputra
Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Tingkat Kerentanan Bencana di Kabupaten Halmahera Selatan Anna Hayatuz Zahra; Zharanaya Putri Aurelia; Bulan Hafshah Syakira; Falevi Saputra; Muzani Jalaluddin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i2.33807

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kerentanan bencana di Kabupaten Halmahera Selatan berdasarkan aspek sosial, fisik, ekonomi, dan lingkungan sebagai dasar mitigasi. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode overlay, skoring, dan pembobotan terhadap data sekunder tahun 2023–2024 di 30 kecamatan, mengacu pada Perka BNPB No. 2 Tahun 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% wilayah Kabupaten Halmahera Selatan berada pada kategori kerentanan sedang dan hanya tiga kecamatan yang termasuk kategori kerentanan rendah, yaitu Mandioli Utara, Bacan Barat, dan Gane Timur Tengah. Pada komponen kerentanan sosial, Kecamatan Kayoa Selatan memiliki nilai tertinggi (0,89), sedangkan Gane Barat Utara memiliki nilai terendah (0,25). Kerentanan fisik tertinggi terdapat di Kayoa Selatan, Bacan Selatan, dan Batang Lomang, yang memiliki kepadatan bangunan tinggi serta aksesibilitas terbatas. Kerentanan ekonomi menunjukkan variasi mencolok dengan Obi Selatan dan Gane Timur sebagai wilayah dengan tingkat kerentanan tertinggi. Pada aspek lingkungan, Kecamatan Obi menunjukkan nilai tertinggi (0,72), mencerminkan kondisi ekologi yang rentan. Secara keseluruhan, hasil analisis spasial menegaskan bahwa kerentanan di Kabupaten Halmahera Selatan bersifat heterogen, sehingga diperlukan strategi mitigasi berbasis wilayah yang mempertimbangkan karakteristik sosial-ekonomi dan lingkungan setempat.