Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026

Identifikasi Tingkat Kerentanan Bencana di Kabupaten Halmahera Selatan

Anna Hayatuz Zahra (Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Indonesia)
Zharanaya Putri Aurelia (Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Indonesia)
Bulan Hafshah Syakira (Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Indonesia)
Falevi Saputra (Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Indonesia)
Muzani Jalaluddin (Program Studi Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kerentanan bencana di Kabupaten Halmahera Selatan berdasarkan aspek sosial, fisik, ekonomi, dan lingkungan sebagai dasar mitigasi. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode overlay, skoring, dan pembobotan terhadap data sekunder tahun 2023–2024 di 30 kecamatan, mengacu pada Perka BNPB No. 2 Tahun 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% wilayah Kabupaten Halmahera Selatan berada pada kategori kerentanan sedang dan hanya tiga kecamatan yang termasuk kategori kerentanan rendah, yaitu Mandioli Utara, Bacan Barat, dan Gane Timur Tengah. Pada komponen kerentanan sosial, Kecamatan Kayoa Selatan memiliki nilai tertinggi (0,89), sedangkan Gane Barat Utara memiliki nilai terendah (0,25). Kerentanan fisik tertinggi terdapat di Kayoa Selatan, Bacan Selatan, dan Batang Lomang, yang memiliki kepadatan bangunan tinggi serta aksesibilitas terbatas. Kerentanan ekonomi menunjukkan variasi mencolok dengan Obi Selatan dan Gane Timur sebagai wilayah dengan tingkat kerentanan tertinggi. Pada aspek lingkungan, Kecamatan Obi menunjukkan nilai tertinggi (0,72), mencerminkan kondisi ekologi yang rentan. Secara keseluruhan, hasil analisis spasial menegaskan bahwa kerentanan di Kabupaten Halmahera Selatan bersifat heterogen, sehingga diperlukan strategi mitigasi berbasis wilayah yang mempertimbangkan karakteristik sosial-ekonomi dan lingkungan setempat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

gdk

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan ...