Sriwahyuningsih R. Saleh
Prodi Sastra Arab, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sintaktis dan Retoris Struktur Taqdim al-Khabar dalam Juz ke-28 Al-Qur’an Rahmat Dunggio; Sriwahyuningsih R. Saleh; Nurul Aini Pakaya; Berti Arsyad
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 2 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.2.612-621.2025

Abstract

Struktur jumlah ismiyyah dalam bahasa Arab klasik ditandai oleh kehadiran mubtada’ (subjek) dan khabar (predikat), dengan susunan standar berupa subjek mendahului predikat. Namun, dalam Al-Qur’an ditemukan berbagai ayat yang membalik urutan ini, dikenal sebagai taqdīm al-khabar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk, distribusi, serta fungsi semantik dan retoris dari taqdīm al-khabar dalam Juz ke-28. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berbasis kajian pustaka terhadap ayat-ayat dalam juz tersebut. Hasil analisis menunjukkan terdapat 32 ayat dengan struktur taqdīm al-khabar, terdiri atas 19 ayat dengan bentuk jar wa majrūr, 11 ayat dengan ẓarf, dan 2 ayat dengan bentuk istifhām. Klasifikasi struktur ini terbagi menjadi dua: wajib dan Jaiz, bergantung pada bentuk mubtada’ dan jenis khabar. Struktur ini digunakan untuk memperkuat pesan ayat, memberikan penekanan makna, dan meningkatkan aspek estetika serta retoris wahyu. Studi ini menunjukkan bahwa taqdīm al-khabar tidak hanya merupakan fenomena sintaksis, melainkan juga perangkat ekspresif yang esensial dalam komunikasi ilahiah. Implikasinya penting bagi studi linguistik Arab, tafsir tematik, dan pengajaran nahwu. Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan ke juz lain atau konteks lintas bahasa.
الطباق والمقابلة في الجزء الرابع والعشرين: دراسة تحليلية بلاغية Rosnawati Anoy; Chaterina P. Doni; Sriwahyuningsih R. Saleh; Nurul Aini Pakaya
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 1 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.1.140-150.2025

Abstract

Thibaq adalah penggabungan antara sesuatu dengan lawannya dalam suatu ungkapan. thibaq dibagi menjadi dua jenis, yaitu thibaq positif dan thibaq negatif. Sementara itu, "muqabalah" adalah bentuk kata dasar dari "qabil" dengan pola "mufa'alah," yang berarti partisipasi. Dalam ilmu balaghah, "muqabalah" adalah menyatukan dua makna atau lebih, lalu menyatukan apa yang berlawanan dengan makna-makna tersebut secara berurutan. Jadi, tujuan analisis dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan jenis-jenis thibaq dan muqabalah dalam bagian ke-24 serta makna dan struktur thibaq dan muqabalah dalam bagian ke-24. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Dari hasil penelitian, ada beberapa hal yang diperoleh peneliti melalui langkah-langkahnya, yaitu: Peneliti menemukan bahwa jenis-jenis thibaq dalam Surah Az-Zumar ada 7 ayat, dalam Surah Ghafir ada 12 ayat, dan dalam Surah Fussilat ada 13 ayat. Kemudian jenis-jenis "muqabalah" dalam Surah Ghafir ada 5 ayat, dan dalam Surah Fussilat ada 2 ayat. thibaq dalam bagian ke-24 terdiri dari 3 surah, sedangkan "muqabalah" terdiri dari 2 surah.