Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Krisis Dan Isu Lingkungan Kontemporer Raisy Amalia; Salwa Fadhilah; M. Azmi Anhaf Tsaqif; Nahdia Hulwa Imania; Pani Emilia Amanda; M.Aidil Aziz; Desi Nurhabibah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10016

Abstract

Krisis lingkungan global yang ditandai oleh perubahan iklim, deforestasi, dan polusi telah menjadi tantangan mendesak yang mengancam keberlanjutan ekosistem serta kualitas hidup manusia. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji berbagai isu lingkungan kontemporer dan relevansinya dalam kerangka pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Melalui pendekatan analisis deskriptif, kajian ini menunjukkan bahwa eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan serta lemahnya regulasi lingkungan menjadi faktor utama yang memperparah degradasi planet. Temuan studi menekankan bahwa pembangunan yang hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi tanpa mempertimbangkan aspek kelestarian alam akan menimbulkan kerugian ekologis jangka panjang yang masif. Oleh karena itu, diperlukan transformasi kebijakan yang mampu mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang. Makalah ini menyimpulkan bahwa mitigasi krisis lingkungan memerlukan komitmen kolektif dan penguatan regulasi global untuk memastikan daya dukung Bumi tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Menjaga Alam Sebagai Amanah Allah Ulfa Ainunisah; Dhiva Ardyansyah; Aldi Priatna; Anggun Dw Azizah; Melly Hantari; Reni Dwi Fitriai; Desi Nurhabibah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif Islam melalui fikih lingkungan dalam menghadapi krisis ekologi global saat ini. Lingkungan hidup bukan sekadar ruang fisik, melainkan amanah Allah yang harus dijaga keseimbangannya. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan studi pustaka, artikel ini menganalisis nilai-nilai normatif dalam Al-Qur’an dan Hadis yang menekankan peran manusia sebagai khalifah di bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis lingkungan, seperti polusi dan deforestasi, berakar pada perilaku manusia yang mengabaikan prinsip syariah dalam mengelola alam. Islam menawarkan solusi melalui konsep himā (kawasan lindung), ihyā’ al-mawāt (menghidupkan lahan mati), serta larangan melakukan kerusakan (fasād). Implementasi fikih lingkungan secara praktis, seperti gerakan eco-masjid, menjadi krusial untuk mengubah kesadaran religius menjadi aksi nyata dalam pelestarian alam. Kesimpulannya, menjaga lingkungan adalah bagian integral dari ibadah dan manifestasi ketaatan kepada Allah, di mana kerusakan alam dipandang sebagai pelanggaran terhadap etika ketuhanan. Melalui pendekatan fikih lingkungan, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan Pencipta demi kesejahteraan generasi mendatang.
Pesantren Ramah Lingkungan: Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Menumbuhkan Kesadaran Ekologis Santri Fitria Yulianti; Aisa Nada Salsabila; Jenny Safira Aulia Wati; Yeni Arta Metia; Azriel Dani Danuarta; Desi Nurhabibah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): MEI 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zsvjgn75

Abstract

This study aims to examine the extent to which Islamic secondary schools utilize Islamic values to foster environmental awareness among students. Increasingly complex environmental challenges demand an education that fosters individual awareness and a sense of responsibility toward the environment. In this regard, Islamic secondary schools, as Islamic educational institutions, play a strategic role in instilling Islamic values within the context of environmental conservation. This study employs a qualitative research methodology, utilizing a literature review to examine various relevant sources related to the research topic (such as books, academic journals, and scientific articles). To identify and understand concepts related to Islamic values and ecological awareness, this study employs content analysis. The results indicate that Islamic values such as Tawhid, Amanah, and the concept of humanity as Khalifah play a significant role in enhancing environmental awareness among santri. Therefore, Islamic boarding schools have tremendous potential to serve as agents of change in fostering ecological awareness rooted in Islamic values. This study aims to encourage the development of Islamic education so that it focuses not only on the spiritual dimension but also on ecological sustainability.