Haifa Salsabila Az-zahra
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan Model Auditory Intellectually Repetition pada Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Haifa Salsabila Az-zahra; Jan Wantoro
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8587

Abstract

Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di SMK Negeri 1 Blora masih didominasi oleh metode ceramah dan modul tertulis, sehingga pemanfaatan media pembelajaran interaktif belum optimal dalam mendukung keaktifan, kemandirian, dan pemahaman siswa. Gap penelitian ini terletak pada masih terbatasnya pengembangan media pembelajaran KKA berbasis Android yang mengintegrasikan model Auditory Intellectually Repetition (AIR), khususnya pada materi Rekayasa Prompt untuk Kreasi Konten dalam konteks pembelajaran kejuruan bidang Desain Komunikasi Visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Android bernama EDU-KKA dengan model AIR. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan media, validitas fungsional, dan respons pengguna terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang meliputi tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Subjek penelitian terdiri atas 35 peserta didik kelas XI DKV 3 SMK Negeri 1 Blora. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, penilaian ahli materi, penilaian ahli media, uji fungsionalitas black box, dan uji respons pengguna menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media EDU-KKA memperoleh persentase kelayakan sebesar 91,67% dari ahli materi dan 93,59% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Uji fungsionalitas memperoleh persentase 97,33% dengan kategori sangat valid, sedangkan uji respons pengguna memperoleh skor SUS 83,5 dengan kategori excellent. Dengan demikian, media EDU-KKA layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran KKA yang lebih interaktif, terstruktur, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital serta berpotensi meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi Rekayasa Prompt untuk Kreasi Konten.