Herlina Herlina
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Prinsip K3 Domestik Melalui Deteksi Dini Melalui Penyakit Hipertensi dan Diabetes Militus Hesty Eka Ardianty; Rachma Octavianti; Herlina Herlina; Hera Erwanda; Rahmah Dani; Nagiyatus Sholihah; Dharma Desti; Astrid Suci Avilla; Yasinta Eka Nur Utami; Azka Murwandi Kholid; Septilia Nasfah; Kartika Setia Purdani; M. Bachtiar Safrudin
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q1ys7q54

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti Hipertensi dan Diabetes Melitus menjadi ancaman kesehatan serius bagi masyarakat urban dengan gaya hidup sedenter. Di wilayah RT 52 Sungai Pinang Dalam, ditemukan prevalensi Hipertensi (45%) dan Diabetes (30%) yang tinggi pada kelompok pekerja kantor yang memiliki keterbatasan waktu akses ke layanan kesehatan formal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian kesehatan melalui penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Domestik. Solusi yang ditawarkan meliputi edukasi kesehatan interaktif dan skrining kesehatan digital (Difusi Iptek). Metode pelaksanaan mengikuti proses keperawatan komunitas sistematis yang meliputi pengkajian, implementasi skrining di lokasi, dan evaluasi selama dua bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi kesehatan yang signifikan, dengan kenaikan skor pengetahuan rata-rata dari 45 menjadi 85. Terbentuknya model "Pos Binaan K3 Domestik" memberikan akses pemeriksaan yang fleksibel bagi masyarakat pekerja. Kegiatan ini berhasil mendorong kemandirian komunitas dalam pemantauan kesehatan rutin.
Panduan Bertahan dari Maag & GERD di Usia Remaja M. Bachtiar Safrudin; Hesty Eka Ardianty; Rachma Octavianti; Herlina Herlina; Rahmah Dani; Nagiyatus Sholihah; Dharma Desti; Astrid Suci Avilla; Yasinta Eka Nur Utami; Azka Murwandi Kholid; Septilia Nasfah; Hera Erwanda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/a4q9m569

Abstract

Penyakit Gastritis (Maag) dan GERD kini menjadi ancaman nyata yang menyerang kelompok usia remaja 14–19 tahun akibat tuntutan gaya hidup modern dan tekanan psikologis di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres akademik dan kebiasaan pola makan instan dengan tingkat keparahan gejala Maag serta GERD pada populasi remaja usia sekolah. Menggunakan rancangan kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, penelitian ini melibatkan sampel remaja akhir di kawasan sekolah menengah perkotaan yang diambil melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan secara digital menggunakan kuesioner terstruktur yang mengadopsi instrumen baku Gastroesophageal Reflux Disease Questionnaire (GERD-Q) dan Perceived Stress Scale (PSS-10). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan linier yang signifikan antara tingginya beban stres akademik dengan lonjakan produksi asam lambung melalui aktivasi sumbu otak-usus (gut-brain axis). Selain itu, kebiasaan melewatkan sarapan, tingginya asupan kafein (es kopi), paparan asap rokok/vape, serta kebiasaan langsung berbaring setelah makan malam terbukti secara mekanis memperparah iritasi dinding lambung dan melonggarkan katup Lower Esophageal Sphincter (LES). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penanganan gangguan pencernaan remaja harus bergeser dari ketergantungan obat antasida jangka pendek menuju intervensi perilaku holistik, yang meliputi manajemen regulasi stres sekolah dan modifikasi gaya hidup mandiri berbasis gravitasi.