Siti Nurianti
STEBI Bina Essa Bandung Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KEUANGAN SYARIAH DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI KOMUNITAS PERDESAAN Rasidah Novita Sari; Siti Nurianti; Yana Mas’ud Tasdiq; Selly Silviawati; Yuniatin Trisnawati
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.366

Abstract

Keuangan syariah telah berkembang pesat di Indonesia, namun masih belum membantu meningkatkan kemandirian ekonomi komunitas pedesaan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis peran keuangan syariah dalam mendukung kemandirian ekonomi komunitas pedesaan. Penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif kepada 20 responden yang terdiri dari pengurus keuangan syariah dan komunitas pedesaan di beberapa kabupaten di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuangan syariah dapat memberikan dampak positif pada kemandirian ekonomi komunitas pedesaan melalui peningkatan akses keuangan, penurunan biaya operasional, dan peningkatan kualitas hidup. Kesimpulan penelitian ini bahwa keuangan syariah memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian ekonomi komunitas pedesaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan komunitas pedesaan tentang keuangan syariah dan keterlibatannya dalam keuangan syariah.
DAMPAK BUDAYA ORGANISASI YANG MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI SYARIAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELATIHAN KARYAWAN Siti Nurianti; Rully Ginanjar Anggadinata; Dikri Safarudin Sidki; Dayat Hidayat; Icha Apriliza
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 2 (2026): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i2.423

Abstract

This study aims to analyze the impact of integrating sharia values ​​into organizational culture on the effectiveness of employee training. The formation of a sharia-based work culture focuses not only on improving technical competence but also on fostering character and Islamic ethical values. The research approach used was descriptive qualitative, with data collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis in companies implementing sharia principles. The results indicate that the internalization of sharia values, such as assiddiq (honesty), trust (responsibility), tabligh(transparency), andFathanah(intelligence) creates a more conducive and meaningful learning environment. Employees are encouraged to participate in training programs not merely as a formal obligation, but as a form of worship and professional self-development. This has a positive impact on increased retention of training materials, application of new skills in the workplace, and engagement (employee engagement) employees.