Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Manajemen Pendidikan Islam Dalam Program Tahfizh Berbasis Modernisme dan Budaya Lokal Madura: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ikrom Tampak Sari Karangpenang Sampang Abdul Hamid Bashori; Mohammad Muchlis Solichin; Atiqullah
IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/ihsan.v2i1.358

Abstract

Manajemen pendidikan Islam berperan penting dalam peningkatan mutu, keberlanjutan, dan daya saing pesantren melalui integrasi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta Total Quality Management (TQM). Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan program tahfizh yang mengintegrasikan modernisme dan kearifan lokal Madura untuk menghasilkan model manajemen adaptif, berkualitas, dan berkelanjutan dalam pembentukan karakter Islami santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di Pondok Pesantren Al-Ikrom dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami implementasi manajemen tahfizh berbasis modernisme dan budaya Madura. Kajian difokuskan pada fungsi manajemen planning, organizing, actuating, dan controlling. Perencanaan dilakukan secara partisipatif berbasis kebutuhan santri dengan integrasi budaya lokal dan dukungan teknologi. Pengorganisasian melibatkan kiai, ustadz, pengurus, dan LPM dengan pembagian tugas jelas dan fleksibel. Pelaksanaan menggunakan metode muroja’ah bertingkat, target hafalan terukur, serta pemanfaatan teknologi digital terbatas. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi berjenjang, setoran hafalan, dan monitoring LPM. Seluruh proses mencerminkan TQM, perbaikan berkelanjutan, serta integrasi nilai pesantren dan budaya Madura untuk meningkatkan mutu, kedisiplinan, dan karakter santri secara holistik dan berkelanjutan.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MENGELOLA PERUBAHAN ORGANISASI DAN PENGUATAN ETOS KERJA ISLAMI PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Ach Faizin; Achmad Muhlis; Atiqullah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1581

Abstract

Pergeseran paradigma dalam dunia pendidikan menuntut lembaga pendidikan Islam untuk beradaptasi secara proaktif. Namun, inisiatif manajemen perubahan seringkali berbenturan dengan stagnasi budaya dan resistensi struktural. Kepemimpinan transformasional hadir sebagai katalis strategis guna mengatasi hambatan tersebut. Sayangnya, terdapat celah penelitian (research gap) yang substansial; literatur terdahulu mayoritas membedah model kepemimpinan ini pada korporasi umum dan belum mengintegrasikannya secara komprehensif dengan Etos Kerja Islami (EKI) dalam kerangka transisi institusional. Oleh karena itu, kebaruan (novelty) riset ini terletak pada perumusan kerangka konseptual yang meleburkan strategi manajemen perubahan dengan habituasi EKI sebagai poros kohesivitas pendidik. Guna membedah wacana tersebut, tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis kritis. Pengumpulan data difokuskan pada eksplorasi, komparasi, dan sintesis berbagai teks teoretis serta literatur mutakhir tanpa memerlukan data empiris lapangan. Melalui penelaahan diskursif yang ketat, kajian ini menemukan bahwa keberhasilan etos kerja islami sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemimpin dalam membangun budaya organisasi berbasis keteladanan dan nilai spiritual. Secara spesifik, tulisan ini memberikan kontribusi teoritik dengan memperluas konsepsi kepemimpinan transformasional klasik melalui usulan dimensi baru, yakni "keteladanan spiritual" (spiritual modelling). Kesimpulannya, transformasi kelembagaan agama mutlak berpijak pada penghayatan teologis figur pimpinan, bukan sekadar kalkulasi manajerial.