Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pascatambang terhadap Dampak Penambangan Batu Gamping pada Kualitas Lingkungan di PT Semen Baturaja Tbk Qurratul A’yun; Hisni Rahmi; Andrawina Andrawina; Restu Juniah
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1652

Abstract

Kegiatan pascatambang merupakan bagian penting untuk memastikan kegiatan pertambangan batugamping akan berdampak paling minimal terhadap lingkungan. Untuk itu PT Semen Baturaja Tbk sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batugamping mencoba untuk merencanakan kegiatan pasca tambang dengan luas bukaan lahan yang direncanakan seluas  341 hektar mulai dari area penambangan, jalan hantar, disposal area, soil storage dan fasilitas penunjang tambang lainnya selama tahap operasi produksi tahun  2022-2042 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi telah mencapai luas 207,16 ha atau sekitar 60,75% dari total lahan terganggu. Tingkat keberhasilan tumbuh vegetasi berkisar antara 60–80%, dengan kondisi lereng yang relatif stabil pada kemiringan 25–35° serta didukung sistem drainase yang berfungsi baik. Analisis efektivitas dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif terhadap standar Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018, yang menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi tergolong cukup efektif, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam pengelolaan kesuburan tanah dan pemantauan jangka panjang. Kegiatan reklamasi ini dilakukan dengan tahapan penataan lahan, penyebaran top soil, dan revegetasi dengan spesies tanaman local. Sehingga dapat disimpulkan bahwa reklamasi menunjukkan keberhasilan dibidang stabilotas lahan dan penutupan vegetasi, tetapi masih perlunya peningkatan dalam menkontrol serta memonitoring dalam jangka waktu yang panjang serta dalam pengelolaan kualitas tanah. 
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM REKLAMASI TAMBANG BATU GAMPING DALAM PEMULIHAN FUNGSI LINGKUNGAN DI SUMATERA SELATAN: EFFECTIVENESS ANALYSIS OF LIMESTONE MINING RECLAMATION PROGRAMS IN THE RECOVERY OF ENVIRONMENTAL FUNCTIONS IN SOUTH SUMATRA Andrawina; Qurratul A’yun; Venty Lestari
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 26 No. 2 (2026): Agustus, 2026
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v26i2.26355

Abstract

Kegiatan penambangan terbuka batu gamping berpotensi menimbulkan degradasi lingkungan berupa perubahan bentang alam, penurunan kualitas tanah, serta meningkatnya risiko erosi dan sedimentasi. Oleh karena itu, reklamasi tambang menjadi instrumen utama dalam pemulihan fungsi lingkungan lahan bekas tambang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas rencana program reklamasi tambang batu gamping PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. Pada periode 2025–2029 berdasarkan kriteria teknis reklamasi. Metode penelitian dilakukan melalui analisis deskriptif kuantitatif terhadap dokumen rencana reklamasi, meliputi penataan lahan, penebaran tanah pucuk, pengendalian erosi dan sedimentasi, serta revegetasi. Luas lahan yang direncanakan untuk reklamasi mencapai 75,7 ha, dengan penebaran tanah pucuk seluas 27,47 ha dan revegetasi pada area disposal seluas 27,47 ha menggunakan tanaman lokal unggulan buah rukam dengan jarak tanam 8 × 8 m. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain reklamasi telah memenuhi standar teknis Kepmen ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018, dengan target kerapatan tajuk ≥80%, kemiringan lereng maksimum 30°, serta sistem pengendalian erosi berupa saluran drainase dan kolam pengendap. Program reklamasi ini berpotensi efektif dalam memulihkan stabilitas lahan, mengendalikan erosi, dan mengembalikan fungsi ekologis lahan bekas tambang secara berkelanjutan. Kata kunci: Batu Gamping, Reklamasi Tambang, Revegetasi, Tambang Terbuka