Tabita Wahyu Triutami
Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik dengan Konteks Tenun Sasak Terhadap Hasil Belajar Pola Bilangan: Studi Quasi Eksperimen Pada Siswa Kelas VII Aulia Tsabita; Laila Hayati; Tabita Wahyu Triutami
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.10771

Abstract

Rendahnya hasil belajar menjadi perhatian penting karena hasil belajar merupakan gambaran ketercapaian pembelajaran oleh siswa. Pengajaran dianggap berhasil jika siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan besar pengaruh pembelajaran matematika realistik terhadap hasil belajar siswa kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain quasi-eksperimental posstest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah sampel 53 dimana kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes uraian. Dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data menggunakan uji-t dan uji effect size. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan 1). Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai rata-rata dikelas eksperimen sebesar 66 (nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan nilai rata-rata 53). Dengan menggunakan rumus cohen’s diperoleh nilai d  = 0.945 sehingga model pembelajaran yang diterapkan memiliki pengaruh tinggi terhadap peningkatan hasil belajar. Kesimpulannya dengan menggunakan model pembelajaran matematika realistik pada topik pola bilangan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VIII. Model Pembelajran dapat digunakan sebagai alternatif pembelajran untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Eksplorasi Penyebab Ketidaksukaan dan Kecemasan Gen Z Terhadap Matematika: Studi Kasus Nusa Tenggara Barat Muhammad Alwi Baehaqi; Fadli Mahmudi Saputra; Muhammad Apriyn Alan Maulana; Tabita Wahyu Triutami
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 4 (2025): Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i4.10987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap siswa Generasi Z di Nusa Tenggara Barat terhadap pelajaran matematika, mengidentifikasi faktor penyebab ketidaksukaan, serta menggambarkan indikator kecemasan matematika yang dialami siswa. Penelitian melibatkan 195 siswa dari sembilan kabupaten/kota melalui penyebaran angket skala Likert dan pertanyaan terbuka. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diperkuat dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap siswa terhadap matematika cenderung negatif, dengan 68,8% siswa berada pada kategori netral hingga tidak suka, dan hanya 31,3% yang menyatakan suka atau sangat suka. Faktor utama yang menyebabkan ketidaksukaan meliputi soal yang dianggap terlalu sulit (49%), metode mengajar monoton (43,6%), dan materi yang terasa abstrak (40%). Selain itu, siswa juga menunjukkan tingkat kecemasan yang tinggi, terutama ketakutan mendapat nilai rendah, takut salah, dan takut ditertawakan teman. Temuan kualitatif menegaskan bahwa pengalaman negatif, tekanan sosial, serta gaya mengajar guru turut memperkuat kecemasan dan ketidaksukaan siswa terhadap matematika. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang lebih variatif, kontekstual, dan ramah siswa guna meningkatkan minat serta mengurangi kecemasan matematika pada siswa Generasi Z.