ABSTRAK: Penelitian ini memaparkan tentang dinamika kepribadian tokoh utama dalam novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini yang terbit pada tahun 2023. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis perkembangan karakter Karang dan Agha melalui perspektif psikologi, khususnya mengenai bagaimana pengalaman hidup membentuk pola pikir, perasaan, dan tindakan mereka. Dengan menggunakan metode kualitatif serta pendekatan deskriptif-interpretatif, hasil penelitian ini berupa pemaparan dan penafsiran mendalam terhadap teks novel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat terhadap sumber data primer. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, tokoh Karang digambarkan sebagai representasi aspek ego yang penuh dengan kesabaran, keikhlasan, dan tanggung jawab di tengah tekanan hidup. Kedua, munculnya tokoh Agha merupakan manifestasi dari sisi lain atau shadow yang menyimpan trauma, luka masa lalu, dan emosi yang tertekan. Ketiga, terdapat faktor-faktor signifikan yang memengaruhi perubahan kepribadian tokoh utama, yaitu faktor keluarga dan faktor lingkungan. Ketidakadilan serta kepahitan yang menimpa keluarga menjadi pemicu utama munculnya sisi gelap dan perubahan drastis dalam diri tokoh. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman hidup dan konflik batin yang dialami tokoh sangat menentukan mereka dalam memilih langkah untuk bertahan hidup. KATA KUNCI: Aku Tak Membenci Hujan; ego; Jungian; psikologi analitik; shadow > THE EGO AND SHADOW OF THE MAIN CHARACTER IN SRI PUJI HARTINI'S NOVEL AKU TAK MEMBENCI HUJAN: A JUNGIAN PSYCHOLOGICAL PERSPECTIVE ABSTRACT: This study examines the personality dynamics of the main characters in the novel Aku Tak Membenci Hujan by Sri Puji Hartini, published in 2023. The primary focus of this research is to analyze the character development of Karang and Agha from a psychological perspective, particularly regarding how life experiences shape their thoughts, emotions, and behaviors. Employing a qualitative method with a descriptive-interpretative approach, this study presents in-depth descriptions and interpretations of the novel's text. The data were collected through reading and note-taking techniques using the novel as the primary data source. The findings reveal several important points. First, the character of Karang is portrayed as a representation of the ego aspect, characterized by patience, sincerity, and responsibility amid life's pressures. Second, the emergence of Agha represents the manifestation of the shadow self, embodying trauma, painful past experiences, and repressed emotions. Third, there are significant factors influencing the personality changes of the main character, namely family and environmental factors. The injustice and hardships experienced by the family serve as the primary triggers for the emergence of the character’s darker side and the drastic transformation of their personality. This study demonstrates that life experiences and internal conflicts play a crucial role in shaping the characters' decisions and strategies for survival. KEYWORDS: Aku Tak Membenci Hujan; analytical psychology; ego; Jungian; shadow