Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola penyelundupan ganja yang berasal dari Tailan ke Indonesia, meliputi pola peredaran, modus operandi, serta karakteristik jaringan yang terlibat dalam kasus yang ditangani oleh Badan Narkotika Nasional; Untuk mengevaluasi strategi yang telah diterapkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam penanggulangan penyelundupan ganja yang berasal dari Tailan ke Indonesia; serta Untuk menyusun strategi apa yang perlu dikembangkan oleh BNN agar penanggulangan peredaran ganja asal Tailan dapat dilakukan secara lebih efektif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan tipe penelitian adalah studi kasus Pola penyelundupan ganja asal Tailan ke Indonesia menunjukkan kejahatan transnasional yang terorganisasi. Jaringan memanfaatkan jalur kargo udara, dokumen impor yang tampak sah, badan hukum sebagai penerima, serta pembagian peran antaraktor. Modus penyamaran dalam bed cover dan adanya indikasi pengiriman lanjutan menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi tujuan, tetapi juga berpotensi sebagai negara transit. Strategi BNN dinilai efektif pada level operasional, terbukti dari keberhasilan deteksi awal, controlled delivery, kolaborasi dengan Bea Cukai, pengembangan perkara, dan pembuktian laboratorium. Namun, strategi ini masih memiliki keterbatasan dalam integrasi intelijen, jangkauan terhadap aktor luar negeri, serta kecepatan membaca modus baru. Ke depan, strategi BNN perlu diarahkan pada model terpadu berbasis intelijen, deteksi dini, profiling risiko, integrasi data, pengawasan badan hukum, penindakan berbasis jaringan, dan kerja sama internasional, sehingga penanggulangan tidak berhenti pada pelaku domestik tetapi mampu memutus jaringan transnasional secara menyeluruh