Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Intake Asupan Gizi Makro dan Status Gizi Mahasiswa Semester 5 Program Studi THP Universitas Papua Herlyn Winda Wie Leba; Gino Nemesio Cepeda
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i6.7794

Abstract

Latar belakang masalah gizi pada mahasiswa seringkali terabaikan akibat kesibukan akademik dan perubahan pola makan, yang berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan asupan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi intake asupan zat gizi makro serta status gizi mahasiswa semester V Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi intake asupan zat gizi makro serta status gizi mahasiswa semester V Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Papua. Penelitian menggunakan desain survei analitik deskriptif dengan pendekatan potong lintang yang dilaksanakan pada September 2023, Oktober 2024, dan Oktober 2025. Subjek penelitian berjumlah 88 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Data asupan makanan diperoleh melalui metode 24-hour food recall dan dianalisis menggunakan software NutriSurvey, kemudian dibandingkan dengan standar WHO dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pola makan yang tidak seimbang, ditandai dengan kekurangan asupan karbohidrat (55,68%) serta kelebihan asupan protein (56,82%) dan lemak (51,14%). Tingkat kecukupan gizi menunjukkan bahwa 52,27% mahasiswa berada pada kategori kurang. Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa memiliki status gizi normal (65,91%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara pola konsumsi zat gizi makro dengan kebutuhan tubuh, yang berpotensi mempengaruhi status gizi dalam jangka panjang.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Sarang Semut Putih dan Sarang Semut Merah Asal Kampung Sarbe Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat Herlyn Winda Wie Leba
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i11.7251

Abstract

Sarang semut merupakan tanaman epifit yang diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder dengan aktivitas biologis, termasuk antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak sarang semut putih dan sarang semut merah yang berasal dari Kampung Sarbe, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Analisis fitokimia dilakukan untuk menentukan total fenol dan flavonoid, sedangkan aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode penangkapan radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan kadar total fenol dan flavonoid pada kedua jenis sarang semut. Ekstrak sarang semut putih memiliki kandungan fenol dan flavonoid lebih tinggi dibandingkan sarang semut merah. Aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa sarang semut putih memiliki kapasitas penangkal radikal bebas lebih tinggi, mendekati vitamin C pada konsentrasi 1,6%. Dengan demikian, sarang semut putih dan merah berpotensi sebagai sumber antioksidan alami, dengan efektivitas sarang semut putih yang lebih unggul.