Latar belakang masalah gizi pada mahasiswa seringkali terabaikan akibat kesibukan akademik dan perubahan pola makan, yang berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan asupan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi intake asupan zat gizi makro serta status gizi mahasiswa semester V Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi intake asupan zat gizi makro serta status gizi mahasiswa semester V Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Papua. Penelitian menggunakan desain survei analitik deskriptif dengan pendekatan potong lintang yang dilaksanakan pada September 2023, Oktober 2024, dan Oktober 2025. Subjek penelitian berjumlah 88 mahasiswa yang dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Data asupan makanan diperoleh melalui metode 24-hour food recall dan dianalisis menggunakan software NutriSurvey, kemudian dibandingkan dengan standar WHO dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pola makan yang tidak seimbang, ditandai dengan kekurangan asupan karbohidrat (55,68%) serta kelebihan asupan protein (56,82%) dan lemak (51,14%). Tingkat kecukupan gizi menunjukkan bahwa 52,27% mahasiswa berada pada kategori kurang. Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa memiliki status gizi normal (65,91%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara pola konsumsi zat gizi makro dengan kebutuhan tubuh, yang berpotensi mempengaruhi status gizi dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026