Mohammad Ridho Rhaihan
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INTEGRASI TRASH BARRIER DAN BANK SAMPAH DI SALURAN IRIGASI DESA NGAREN Asep Yudha Wirajaya; Aldi Darmawan; Bunga Syifa Fadhillah; Cindy Claudya; Fajar Saputra; Mayesha Adhwa Zahfira; Meihansyah Faizal Brata; Mohammad Ridho Rhaihan; Rahma Aulia Hanifah; Rauhan Fikri Kusumah; Tirza Nazwa Kusuma Andika
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penumpukan sampah pada saluran irigasi di Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten menjadi kendala dalam menjaga kelancaran distribusi air pertanian dan kualitas lingkungan. Sampah rumah tangga, khususnya sampah plastik dan anorganik, berpotensi menyebabkan penyumbatan aliran air serta mengganggu produktivitas pertanian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui integrasi teknologi trash barrier dan sistem bank sampah berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif (participatory approach) yang meliputi identifikasi permasalahan, sosialisasi pengelolaan sampah, pelatihan pembuatan dan pemasangan trash barrier, implementasi teknologi pada saluran irigasi, serta penguatan pengelolaan bank sampah desa. Kegiatan dilaksanakan melalui kemitraan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah organik dan anorganik serta pengurangan penumpukan sampah pada saluran irigasi. Penerapan trash barrier membantu menjaga kelancaran aliran air irigasi, sedangkan pengelolaan sampah melalui bank sampah memberikan potensi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Program ini juga memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat secara berkelanjutan.