Andina Prasetya
Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Karang Taruna dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Limbah Kayu dan Pengembangan Tanaman Hias di Desa Panggungduwet Ibnu Wahab Manaqib; Yuni Puspitasari; Andina Prasetya
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v5i2.2272

Abstract

Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu pendekatan penting dalam mengatasi permasalahan ekonomi pedesaan, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya dan belum optimal dalam memanfaatkan potensi lokal. Desa Panggungduwet, Kabupaten Blitar, menghadapi permasalahan rendahnya pendapatan masyarakat serta minimnya kesadaran dalam mengelola potensi yang tersedia, seperti limbah kayu dan tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran karangtaruna dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan limbah kayu dan pengembangan tanaman hias sebagai upaya optimalisasi perekonomian desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan subjek secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas data. Penelitian ini berfokus pada peran karangtaruna sebagai aktor utama serta pengaruh faktor kondisional dan normatif dalam proses pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karangtaruna berperan strategis sebagai inovator dalam menginisiasi program berbasis potensi lokal. Kegiatan pemberdayaan meliputi pelatihan, penguatan kelembagaan, penerapan teknologi tepat guna seperti greenhouse dan bengkel kayu, serta pengembangan strategi pemasaran produk. Kegiatan tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat partisipasi sosial, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong pemanfaatan limbah kayu secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui karangtaruna merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan perekonomian desa dan kemandirian masyarakat. Pendekatan ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sehingga bersifat berkelanjutan dan dapat diterapkan pada konteks desa lainnya