Nabila Mailany Sukma
UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Hikmah Ibadah Zakat Waqaf Dan Haji Mutiara Suci Aldia; Nabila Mailany Sukma; Mutia Nazli; Ridwal Trisoni; Muhamad Yahya
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2026): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/prqc7e31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam hikmah pelaksanaan ibadah, zakat, waqaf, dan haji sebagai bentuk aktualisasi keimanan dan penguatan karakter umat Islam. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (library research), penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur, antara lain ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, serta pendapat para ulama dan pakar pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap bentuk ibadah dalam Islam mengandung dimensi pendidikan yang integral bagi pembentukan pribadi muslim yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab sosial. Ibadah seperti salat menanamkan nilai kedisiplinan dan keikhlasan, zakat serta waqaf menumbuhkan kepedulian sosial dan keadilan ekonomi, sedangkan haji memperkuat ukhuwah dan kesetaraan umat. Secara keseluruhan, hikmah dari pelaksanaan ibadah-ibadah tersebut mencerminkan konsep pendidikan Islam yang menyatukan aspek spiritual, moral, dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diinternalisasikan melalui praktik ibadah yang membentuk insan kamil yang bertakwa dan berakhlakul karimah. Abstract This study aims to examine the Islamic educational values contained in the wisdom of worship practices such as prayer, zakat, waqf, and hajj as forms of faith actualization and the strengthening of Muslim character. Using a qualitative approach with a library research method, this study analyzes various sources of literature, including verses from the Qur’an, hadiths, as well as opinions of scholars and Islamic education experts. The results of this study show that each act of worship in Islam carries an integral educational dimension for shaping a faithful, moral, and socially responsible Muslim personality. Worship practices such as prayer instill discipline and sincerity, zakat and waqf cultivate social concern and economic justice, while hajj strengthens brotherhood and equality among Muslims. Overall, the wisdom behind these acts of worship reflects the essence of Islamic education, which integrates spiritual, moral, and social aspects into daily life. Therefore, this study emphasizes that Islamic educational values are not merely theoretical concepts but are internalized through worship practices that develop the ideal Muslim individual (insan kamil) who is pious and noble in character.
Analisis Komparatif antara Pola Asuh Qur’ani dan Toxic Parenting pada Masa Golden Age Anak Nadhira Zahra Ikrima; Nabila Mailany Sukma; Qurratul ‘Aini; Muhamad Yahya
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/vt6hnh48

Abstract

The golden age is a crucial period in a child's development, crucial for the formation of personality, basic skills, and character. Optimizing child development at this time is highly dependent on family parenting patterns. The purpose of this study is to compare Qur'anic parenting patterns with poor parenting patterns that emphasize values ​​such as compassion, role models, good communication, and moral-based education in accordance with Islamic teachings. In contrast, poor parenting patterns are characterized by authoritarian attitudes, lack of empathy, excessive control, and behaviors that can hinder a child's psychological development. This research was conducted using a qualitative approach and is a literature review. It examined various sources, such as the Quran and Hadith, as well as scientific literature on parenting and child development. The results indicate that Qur'anic parenting patterns have a positive impact on a child's emotional, social, and spiritual development and foster a balanced character. Conversely, unhealthy parenting can have negative effects such as low self-confidence, emotional disturbances, and difficulties in social interactions. Therefore, implementing Qur'anic parenting patterns is the best way to support a child's growth and development during the golden age. Abstrak Masa golden age merupakan periode penting dalam perkembangan anak, sangat menentukan pembentukan kepribadian, kemampuan dasar, dan karakter. Mengoptimalkan perkembangan anak saat ini sangat bergantung pada pola asuh keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pola asuh Qur'ani dengan pola asuh buruk yang menekankan nilai-nilai seperti kasih sayang, keteladanan, komunikasi yang baik, dan pendidikan berbasis akhlak sesuai ajaran Islam. Sebaliknya, pola asuh buruk ditandai dengan sikap otoriter, kurangnya empati, kontrol berlebihan, dan perilaku yang dapat menghambat perkembangan psikologis anak. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan merupakan jenis studi kepustakaan. Penelitian ini melihat berbagai sumber, seperti Al-Qur'an dan hadis, serta literatur ilmiah tentang parenting dan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh Qur'ani memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan spiritual anak serta membentuk karakter yang seimbang. Sebaliknya, pengasuh yang tidak sehat dapat memiliki efek negatif seperti rendahnya kepercayaan diri, gangguan emosional, dan kesulitan dalam interaksi sosial. Oleh karena itu, penerapan pola asuh Qur'ani adalah cara terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan baik selama masa golden age.