Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Fostering Religious Character in Early Childhood Through Islamic Values and Daily Habits Fhara Mutia; Ampun Bantali
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i3.2225

Abstract

This study aims to explore the implementation of character education based on Islamic values in shaping the religious attitudes of early childhood students. Using a qualitative case study approach, data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed via data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that internalization of key religious values honesty, discipline, and responsibility is achieved through habit formation, modeling, and integration of these values into daily learning activities. Children’s religious attitudes are observed in behaviors such as performing daily prayers, demonstrating politeness, and showing empathy toward others. Challenges include variations in family backgrounds, which may affect consistency in character development. The study highlights that fostering religious character in early childhood requires a holistic approach involving both family and school, supported by professional educators and institutional policies. The results underscore the importance of creating structured, consistent, and engaging strategies to nurture moral and spiritual growth, ensuring that children not only understand religious teachings but also practice them in daily life, forming the foundation of strong character from an early age.
PENGARUH WARNA DAN DEKORASI KELAS TERHADAP MINAT BELAJAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SENDANG REJO Salsabilla Humaira Nst; Nabilah Salsabila; Ampun Bantali
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11874

Abstract

The physical classroom environment plays a significant role in early childhood learning, yet the use of color and classroom decoration in early childhood education institutions remains suboptimal. This study aimed to determine the effect of classroom colors and decorations on the learning interest of children aged 5–6 years at TK Aisyiyah Bustanul Athfal Sendang Rejo. A quantitative approach with a correlational method was employed. The research subjects consisted of 20 children from group B, selected through total sampling. Data were collected via structured observation, class teacher questionnaires, and documentation, then analyzed using descriptive statistics and simple correlation tests. Validity testing confirmed that all instrument items were valid (rcomputed = 0.45–0.78 > rtable = 0.361) and reliable (α = 0.82 and 0.85). The mean percentage for the classroom color and decoration variable reached 85%, classified as very good, while children's learning interest averaged 85.8% in the same category. The correlation test yielded r = 0.91, indicating a very strong relationship. This study concludes that classroom colors and decorations have a positive effect on early childhood learning interest. Early childhood education institutions are encouraged to optimize the physical classroom environment as a means of stimulating child development and enhancing learning interest. ABSTRAK Lingkungan fisik kelas berpengaruh terhadap proses belajar anak usia dini, namun pemanfaatan warna dan dekorasi kelas secara optimal di lembaga PAUD masih belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh warna dan dekorasi kelas terhadap minat belajar anak usia 5–6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Sendang Rejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah 20 anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, angket guru kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi sederhana. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir instrumen valid (rhitung = 0,45–0,78 > rtabel = 0,361) dan reliabel (α = 0,82 dan 0,85). Rata-rata persentase variabel warna dan dekorasi kelas mencapai 85% dengan kategori sangat baik, sedangkan rata-rata minat belajar anak mencapai 85,8% pada kategori yang sama. Hasil uji korelasi memperoleh nilai r = 0,91 yang termasuk kategori sangat kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa warna dan dekorasi kelas berpengaruh positif terhadap minat belajar anak usia dini. Lembaga PAUD diharapkan dapat mengoptimalkan penataan lingkungan fisik kelas sebagai sarana stimulasi perkembangan dan peningkatan minat belajar anak secara optimal.
HUBUNGAN DESAIN INTERIOR DENGAN KENYAMANAN BELAJAR ANAU USIA DINI TK MONICA DI BINJAI TIMUR Chairun Nisa; Icha Herby Anjelika; Siti Halawiyah Lubis; Dewi Marina; Sindy Nabila; Ampun Bantali
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak berusia 0–6 tahun menjadi fokus utama dalam pendidikan anak usia dini karena periode ini dipandang sebagai masa emas perkembangan anak. Pasal 1 ayat 14 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mendefinisikan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai penyelenggaraan Pendidikan yang dirancang khusus untuk anak usia satu hingga enam tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara desain interior dan kenyamanan belajar anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Monica, Binjai Timur. Dengan pendekatan kuantitatif, metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan guru, orang tua, serta anak-anak. Fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen desain interior, seperti pemilihan warna, pencahayaan, dan tata letak ruang, yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan motivasi belajar anak. Hasil menunjukan bahwa desain interior yang menarik dan fungsional dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung perkembangan sosial dan emosional, serta meningkatkan konsentrasi anak. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan desain interior yang baik untuk menciptakan ruang belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak.
Konsep Dasar Evaluasi Pembelajaran pada lembaga pendidikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) : Penelitian Dahliana Usni Fitriani Lubis; Annida Khairunnisa; Febby Elya Tantri; Tari Dwi Gustiayu; Ampun Bantali
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4794

Abstract

Learning evaluation plays a crucial role in early childhood education because it helps teachers understand child development and the effectiveness of learning activities. This study aims to examine early childhood learning evaluation, encompassing basic concepts, objectives, principles, types, and evaluation methods. The study employed a qualitative descriptive approach through a literature review, reviewing various relevant sources. The study's findings indicate that early childhood learning evaluation needs to be conducted continuously, taking into account both the child's learning process and outcomes. Various techniques, such as observation, portfolios, interviews, and assessment of work, are used to obtain a picture of child development. Appropriately implemented evaluation can serve as a basis for future learning planning and support optimal child development.
Peran Pendidikan Islami dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Anak Tunadaksa: Studi di SLB IT Sahabat Al-Qur’an Binjai Ira Rayani; Annisa Fitri; Dewi Marina; Munziah Munziah; Ampun Bantali
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 2 (2025): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v5i2.1123

Abstract

This study was conducted to examine the role of Islamic education in shaping the spiritual intelligence of children with disabilities at SLB IT Sahabat Al-Qur'an Binjai. Qualitative methods with a case study approach have been used in this study. Data have been collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation. Various religious activities such as congregational prayer, memorizing prayers, learning the stories of the prophets, and practicing morals in everyday life have been consistently implemented and have been proven to contribute to strengthening the spiritual aspects of children. Learning to memorize the Qur'an has also been used as a means of developing self-confidence and emotional stability of children with disabilities. Support from teachers, parents, and the social environment has been identified as a major factor in the success of this process. Thus, an inclusive and adaptive Islamic education approach is highly recommended to be further developed in order to shape the spiritual quotient of children with special needs.
School Exterior Design Arrangement in Creating an Educational Environment at Baitul Hijrah Binjai Kindergarten Ira Rayani; Asyifa Daufiza; Tasya Alfarezka Sitepu; Ampun Bantali; Putri Hasanah Nasution
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v6i1.1568

Abstract

Penataan desain eksterior sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan edukatif bagi anak usia dini karena ruang luar sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain, tetapi juga sebagai media belajar yang mendukung perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai dalam menciptakan lingkungan edukatif. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi eksisting desain eksterior sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi kondisi lapangan pada area bermain luar ruang, penataan alat permainan, elemen peneduh, vegetasi, dan jalur sirkulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai telah menyediakan ruang luar yang mendukung aktivitas bermain anak, namun penataan alat permainan belum terzonasi dengan jelas, kondisi permukaan bermain masih kurang rata, serta pemanfaatan vegetasi dan elemen lingkungan belum terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai lingkungan edukatif melalui penataan desain yang lebih terstruktur, aman, dan ramah anak agar dapat mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.
Psychological Dynamics of Disaster Volunteers: Comperative Study Stress Coping Strategies From A Gender Perspective Laili Alfita; Ampun Bantali; Ririn Rahmadhani
Golden Ratio of Social Science and Education Vol. 6 No. 2 (2026): June - November
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grsse.v6i2.2538

Abstract

This study aimed to examine the dynamics of disaster volunteers by comparing stress-coping strategies from a gender perspective among volunteers at the Indonesian Red Cross (PMI) in Medan. The hypothesis proposed that male and female volunteers differed in their stress-coping strategies, with female volunteers assumed to demonstrate higher emotion-focused coping, whereas male volunteers were expected to use problem-focused coping more frequently. Stress coping was measured using a Likert-type scale. The study involved 56 participants, and the data were analyzed using an independent-samples t-test. The results showed an F value of 0.67 with p = 0.42 for problem-focused coping and an F value of 3.11 with p = 0.08 for emotion-focused coping. Because both significance values were greater than 0.05, the reported results did not indicate statistically significant gender differences in either problem-focused coping or emotion-focused coping. Therefore, based on the statistical values presented, the proposed hypothesis was not supported. Descriptively, female volunteers obtained a higher mean score for problem-focused coping (M = 34.767) than male volunteers (M = 33.500). Female volunteers also had a higher mean score for emotion-focused coping (M = 69.067) than male volunteers (M = 66.000). Although female volunteers demonstrated higher average scores for both coping strategies, these mean differences were not statistically significant based on the reported p-values.