Syahran Syahran
Fakultas Ekonomi, Universitas Borneo Tarakan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Literasi Ekonomi Berkelanjutan dan Infrastruktur Ekonomi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Wilayah Perbatasan: Analisis Mediasi Pemberdayaan Ekonomi. Zakaria Basran; Syahran Syahran; Ayu Hasmira
BJRM (Bongaya Journal of Research in Management) Vol. 9 No. 2 (2026): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjrm.v9i2.999

Abstract

Ketimpangan kesejahteraan di wilayah perbatasan menjadi tantangan pembangunan global dan nasional yang memerlukan perhatian serius. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi ekonomi berkelanjutan dan infrastruktur ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat perbatasan, dengan pemberdayaan ekonomi sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research dan metode analisis PLS-SEM diterapkan terhadap 250 responden masyarakat produktif di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi ekonomi berkelanjutan berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan, sedangkan infrastruktur ekonomi tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan. Namun, pemberdayaan ekonomi terbukti secara signifikan memediasi pengaruh literasi ekonomi dan infrastruktur ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat. Diskusi menunjukkan bahwa pembangunan fisik tidak cukup tanpa penguatan kapasitas masyarakat melalui pemberdayaan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada desain cross-sectional yang belum mampu menjelaskan dinamika perubahan jangka panjang serta fokus variabel yang terbatas pada faktor internal. Saran bagi pemangku kebijakan adalah mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan program peningkatan literasi ekonomi dan pemberdayaan berbasis komunitas yang partisipatif untuk mencapai dampak yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan perbatasan.
Hedonic Shopping dan Shopping Lifestyle Terhadap Impulse Buying di Platform E-Commerce: Peran Moderasi Media Sosial pada Pengguna Shopee di Kota Malinau Deasy Puspitasari Sinaga; Syahran Syahran; Erick Karunia; Tini Sugiarti
BJRM (Bongaya Journal of Research in Management) Vol. 9 No. 2 (2026): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjrm.v9i2.922

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola konsumsi masyarakat dari konvensional ke platform digital, khususnya pada aplikasi Shopee. Di wilayah Kabupaten Malinau, fenomena pembelian tidak terencana semakin meningkat seiring dengan tingginya intensitas penggunaan media sosial. Namun, faktor-faktor psikologis dan gaya hidup yang memicu perilaku impulsif ini dalam konteks lokal masih memerlukan kajian lebih mendalam agar strategi pemasaran digital dapat dioptimalkan secara efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh hedonic shopping dan shopping lifestyle terhadap impulse buying pada pengguna Shopee di Kabupaten Malinau. Selain itu, studi ini bertujuan untuk menguji peran media sosial sebagai variabel moderasi yang memperkuat atau memperlemah hubungan antara motivasi belanja dengan perilaku pembelian spontan tersebut, guna memberikan gambaran komprehensif mengenai dinamika belanja daring di wilayah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 200 responden yang berdomisili di Kabupaten Malinau. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria pengguna aktif Shopee dan media sosial. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hipotesis serta pengaruh moderasi antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonic shopping dan shopping lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Media sosial terbukti menjadi faktor pendorong yang memperkuat motivasi belanja menjadi tindakan pembelian. Originalitas penelitian ini terletak pada pengujian model perilaku konsumen di wilayah Kabupaten Malinau yang memiliki karakteristik geografis unik, memberikan kontribusi bagi pengembangan teori perilaku konsumen digital serta strategi praktis bagi pelaku UMKM lokal.