Wa Ode Apriliani
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Negosiasi Peran Domestik dan Publik Perempuan dalam Novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan Karya Ihsan Abdul Quddus: The Negotiation of Women’s Domestic and Public Roles in the Novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan by Ihsan Abdul Quddus Andi Muh. Ruum Sya'baan; Muhammad Rifa'ie; Wa Ode Apriliani
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk peran perempuan dalam ranah domestik dan sosial serta menafsirkan makna negosiasi peran perempuan yang direpresentasikan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra berperspektif gender. Sumber data penelitian adalah novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan, sedangkan data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang memuat peran tokoh perempuan. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan dalam novel terbagi ke dalam dua ranah utama, yaitu ranah domestik dan ranah sosial. Ranah domestik tampak melalui peran sebagai anak, istri, ibu, serta subjek yang menolak penyempitan makna pengabdian rumah tangga. Ranah sosial tampak melalui keterlibatan tokoh perempuan dalam kepemimpinan pelajar, aktivitas akademik, organisasi perempuan, partai politik, dan ruang publik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa novel tidak sekadar menggambarkan perempuan sebagai pelengkap laki-laki, tetapi menghadirkan perempuan sebagai subjek yang terus menegosiasikan identitas, cinta, keluarga, pendidikan, dan ambisi sosialnya. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kajian sosiologi sastra yang membaca peran perempuan bukan secara biner, melainkan sebagai proses negosiasi antara struktur patriarki dan agensi perempuan.