Ni Komang Tri Arista Apriliani
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Bahasa Asing terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia pada Generasi Muda di Era Digital: Studi Literatur: The Influence of Foreign Languages on Indonesian Language Use among Young People in the Digital Era: A Literature Review Chindytia; Maria Goreti Rini Kristiantari; Ni Komang Tri Arista Apriliani; Komang Devi Listiawati; Ni Luh Putu Ayu Trisnayanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2713

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pengaruh bahasa asing terhadap penggunaan bahasa Indonesia, faktor penyebab kemunculannya, dampaknya bagi generasi muda, serta strategi pemertahanan bahasa Indonesia di era digital. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari 15 artikel ilmiah nasional yang terbit pada rentang 2019-2025 melalui penelusuran Google Scholar dan SINTA, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahap identifikasi, reduksi, kategorisasi, sintesis tema, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh bahasa asing tampak pada campur kode, alih kode, kosakata serapan, praktik bilingualisme, dan pergeseran preferensi bahasa dalam komunikasi digital. Faktor yang paling kuat adalah intensitas penggunaan media sosial, akses terhadap konten global, lingkungan pendidikan, tuntutan kompetensi internasional, serta prestise sosial bahasa asing. Dampaknya bersifat ambivalen: bahasa asing memperluas kompetensi komunikasi dan literasi global, tetapi penggunaan yang tidak terkendali dapat melemahkan ketepatan berbahasa Indonesia, menggeser pilihan kosakata, dan menurunkan kesadaran kaidah bahasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan bahasa asing perlu ditempatkan sebagai kompetensi tambahan, sedangkan bahasa Indonesia tetap diposisikan sebagai bahasa identitas, bahasa akademik, dan bahasa publik. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyusunan sintesis literatur yang memetakan hubungan antara bahasa asing, media digital, generasi muda, dan pemertahanan bahasa Indonesia secara lebih sistematis.