Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS SMA Wiyata Dharma Thasya Arnadia Marisi Sihite; Lasma Siagian; Mian Siahaan
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9935

Abstract

This study aims to determine the effect of the Think Pair Share (TPS) learning model on the economics learning outcomes of 11th-grade social studies students at Wiyata Dharma Senior High School. The background of this study is based on low student learning outcomes, which have not yet met the minimum passing grade (KKM), and a lack of innovation in developing learning models. Therefore, the Think Pair Share model is believed to be able to increase student participation and interactivity, both in terms of independent thinking, discussions with partners, and sharing in groups. This study used a quantitative experimental approach. The subjects were 11th-grade social studies 1 as the control class and 11th-grade social studies 2 as the experimental class, with a total of fifty-seven students. Data collection techniques included learning outcome tests (pre-tests and post-tests), observation, and documentation. Data analysis used t-tests and simple regression with SPSS. The results of this study indicate a significant difference between the learning outcomes of students using the Think Pair Share model and those using the conventional model. The average post-test score of students in the experimental class was higher than that of the control class. Based on the F-test results, the calculated F-value was 15.68 with a significance level of 0.000 < 0.05. This indicates that the regression model is significant, indicating that variable X influences variable Y. Therefore, H0 is rejected and H1 is accepted. This indicates that the regression model used is significant. The calculated F-value of 15.68 indicates that variable X has an overall influence on variable Y. Therefore, it can be concluded that the Think Pair Share learning model has a positive and significant effect on students' economics learning outcomes.
Strategi Pemasaran Inovatif Dalam Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar Di Desa Papande Kecamatan Muara Natasya Sinaga; Dearlina Sinaga; Mian Siahaan
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2353

Abstract

Pengembangan Usaha Tenun Ulos Erick Siregar di Desa Papande Kecamatan Muara. Tenun ulos merupakan warisan budaya Batak yang memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi tinggi, namun menghadapi tantangan seperti persaingan dengan produk modern, keterbatasan pemasaran, dan fluktuasi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran yang inovatif agar usaha dapat berkembang dan bersaing.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen. Data kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memahami strategi pemasaran yang diterapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan meliputi segmentasi pasar berdasarkan kebutuhan adat, diferensiasi produk melalui pengembangan motif dan desain ulos, serta pemanfaatan pemasaran digital melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan promosi, jumlah pesanan, dan jangkauan pasar.Namun, terdapat kendala seperti kondisi geografis desa yang terpencil yang mempengaruhi distribusi produk. Kesimpulannya, strategi pemasaran inovatif yang diterapkan mampu mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan daya saing produk ulos di pasar.