Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Lingkungan yang Agamis Bagi Perkembangan Mental Remaja di Dusun 1 Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara Ainul Mardiyah; Ajrina Ghufrani; Rian Pranata; Fauzan Fauzan
JURNAL TIPS Vol 4, No 1 (2026): In Progress
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak lingkungan yang agamis terhadap perkembangan mental remaja di Desa Sei Mencirim Dusun 1. Kajian dilakukan melalui wawancara dengan tiga narasumber, yaitu tokoh agama, orang tua, dan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan desa yang dipenuhi kegiatan keagamaan, seperti pengajian, shalat berjamaah, dan aktivitas remaja masjid, mampu membentuk suasana yang mendorong terbentuknya karakter positif. Keterlibatan remaja dalam kegiatan tersebut menumbuhkan disiplin, rasa tenang, kontrol emosi, serta rasa hormat terhadap orang lain. Komunikasi antara orang tua dan anak mengenai nilai-nilai keagamaan juga muncul sebagai faktor yang menjaga keseimbangan mental remaja. Temuan penelitian menegaskan bahwa lingkungan agamis memberikan pengaruh yang kuat terhadap perilaku remaja dan membantu mempersiapkan mereka menghadapi tantangan sosial di lingkungan sekitar.
Efektivitas Penggunaan Media Whatsapp Sebagai Sarana Komunikasi Organisasi LDK Al-Izzah UIN Sumatera Utara Ainul Mardiyah; Cahaya Cahaya; Nayla Aurahmadhani Ginting; Sayuti Andhira
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media WhatsApp, menganalisis efektivitasnya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penggunaan WhatsApp sebagai sarana komunikasi organisasi di Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Izzah UIN Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam kepada tiga informan, yaitu Wakil Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Staf Humas dan Jaringan LDK Al-Izzah Periode 2026. Data dianalisis dengan mengacu pada kerangka teori efektivitas komunikasi organisasi yang dikemukakan Hardjana (2000), yang dalam penelitian ini dijabarkan melalui lima indikator, yaitu pemahaman pesan, ketepatan waktu, kemudahan koordinasi, partisipasi atau respons anggota, dan pencapaian tujuan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp telah menjadi media komunikasi utama LDK Al-Izzah sejak awal organisasi ini berjalan dan digunakan secara berjenjang melalui sejumlah grup, mulai dari grup gabungan, grup pengurus, hingga grup departemen. Penggunaan WhatsApp dinilai efektif dalam mempercepat penyebaran informasi dan mempermudah koordinasi antarbidang, meskipun efektivitasnya masih dibatasi oleh rendahnya respons sebagian anggota, kesalahpahaman akibat keterbatasan komunikasi berbasis teks, serta adanya pembatasan jam komunikasi pada malam hari. Faktor pendukung utama adalah kepemilikan WhatsApp oleh seluruh anggota dan kemudahan aksesnya, sementara faktor penghambat utama adalah perbedaan tingkat keaktifan anggota dalam merespons pesan dan keterbatasan media berbasis teks dalam menyampaikan makna secara utuh. Penelitian ini merekomendasikan kombinasi strategi komunikasi daring dan tatap muka, seperti pendekatan dakwah fardiyah, untuk mengoptimalkan efektivitas komunikasi organisasi.