Refa Gustia
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Financial Literacy and Financial Self-Efficacyon Consumptive Behavior: The Moderating Role of Impulse Buying among QRIS Users in Palembang Refa Gustia; Peny Cahaya Azwari; Muhammad Rusdi
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.10223

Abstract

The development of digital payment systems in Indonesia, particularly the use of QuickResponseCodeIndonesianStandard(QRIS),hasinfluencedchangesin people’s financial behavior, especially among the younger generation. This study aims to analyze the effect of financial literacy and financial self-efficacy on consumptive behavior in the use of QRIS with impulse buying tendency as a moderating variable. This researchemployedaquantitative approach.The research data were collected through a questionnaire distributed to respondents using an online surveymethod. The sampleconsistedof 204 Generation Z respondents who use QRIS in Palembang City selected through purposive sampling technique. The collected data were analyzed using the Structural Equation Model–Partial Least Square (SEM-PLS) method. The results show that financial literacy and financialself-efficacyhavea negativeand significanteffect on consumptivebehavior, indicatingthatthehighertheleveloffinancialliteracyandindividuals’confidence in managing finances, the lower the level of consumptive behavior. However, impulsebuyingtendencyisnotabletomoderatetherelationshipbetweenfinancial literacyandfinancialself-efficacyonconsumptivebehavior.Thisstudycontributes tothedevelopmentofliteraturerelatedtofinancialbehaviorinthedigitalpayment era and provides practical implications for improving financial awareness and better financial management.  
Analisis atas Biaya Pertanian Menggunakan Metode Matteseng menurut PSAK 406 Akuntansi Musyarakah di Kecamatan Pulau Beringin Kab. Oku Selatan Refa Gustia; Didi Ashari; Peny Cahaya Azwari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2026 (INP RESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i1.811

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur biaya pertanian dengan menggunakan Metode Matteseng dalam skema kerja sama musyarakah serta kesesuaiannya dengan PSAK 406 tentang Akuntansi Musyarakah. Metode Matteseng merupakan praktik tradisional pengelolaan tanam–panen berbasis pembagian kontribusi dan hasil yang digunakan oleh petani di wilayah tertentu di Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada petani dan pemilik lahan di Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Matteseng memiliki karakteristik serupa dengan akad musyarakah, terutama dalam aspek kontribusi modal kerja, pembagian risiko, dan pembagian hasil. Namun, dari perspektif PSAK 406, masih terdapat ketidaksesuaian pada pencatatan biaya, pengakuan kontribusi modal, dan pelaporan bagi hasil. Penelitian ini menegaskan perlunya edukasi akuntansi syariah kepada pelaku usaha tani agar praktik tradisional ini dapat memenuhi standar akuntansi syariah modern.