Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Legal Communication for Gen Z, Disability Groups, and Fishing Communities Through Cultural Da'wah Approach in Jakarta Dini Wahdiyati; Said Romadlan; Mukhlish Muhammad Maududi; Hendri Prasetya; Gilang Kumari Putra
AMK : Abdi Masyarakat UIKA Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/amk.v5i2.3416

Abstract

For some grassroots communities, legal issues are problems that are not widely understood and seem complicated. Therefore, they have gained an understanding of the law, especially related to their rights through legal communication. Because the target of this community service activity is grassroots groups, the approach uses Cultural Da'wah. The cultural da'wah approach is one of Muhammadiyah's da'wah strategies in spreading Islamic teachings by integrating the values of Islamic teachings with local traditions, creatively, persuasively, and humanistically. By using problem-solving methods such as lectures, interactive discussions, and focus group discussions, this activity can provide understanding, awareness, and empowerment regarding legal issues that are often faced by grassroots communities. They understand the legal aspects related to electronic-based sexual violence, the rights of persons with disabilities, the protection and empowerment of fishermen. They are also aware and empowered to deal with the legal problems they face because they already understand the legal and legal aspects related to their respective groups. In conclusion, as a form of cultural da'wah, this activity has very good implications as an effort to understand, awareness, and empower legal issues through legal communication so that they become legally literate and can overcome the legal problems they face.
Implementasi Cyber Public Relation Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada Akun Instagram @pendiskemenag dalam Menyampaikan Program Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) 2024 Jessy Arifiyani Nurbasya; Gilang Kumari Putra; Mukhlish Muhammad Maududi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/4m39sw56

Abstract

Cyber Public Relations menjadi fondasi penting dalam strategi komunikasi pada pelaksanaan Program Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) 2024. Setelah enam tahun vakum akibat pandemi COVID-19, KPMN kembali digelar dengan adanya tantangan, terutama dalam aspek publikasi dan membangkitkan kembali semangat serta antusiasme para peserta KPMN. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi Cyber PR yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui akun Instagram resmi @pendidikan islamkemenag dalam menyampaikan informasi KPMN 2024. Pendekatan yang digunakan mengacu pada teori New Media dari Denis McQuail, yang menekankan pentingnya media baru dalam membentuk komunikasi dua arah yang interaktif dan partisipatif. Cyber PR menjadi strategi penting dalam mengelola media sosial, menciptakan konten digital yang inspiratif, dan mendorong keterlibatan aktif dari audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, untuk menangkap dinamika komunikasi digital yang berlangsung dan bagaimana strategi tersebut dijalankan secara nyata di lapangan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa Humas Pendidikan Islam menunjukkan pemahaman bahwa Cyber PR telah terimplementasikan terhadap prinsip komunikasi berbasis New Media dan mengadopsi pendekatan Cyber PR untuk membangun interaksi dua arah dengan audiens sehingga adanya keterlibatan dan partisipasi siswa madrasah dari berbagaiĀ daerah.