Diprana, Ashafilah Rinanova
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Keragaman Beberapa Genotipe Jagung Pakan (Zea mays L.) Hasil Top Cross Pada Generasi S3 di Nusa Tenggara Timur Diprana, Ashafilah Rinanova; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.06

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama setelah padi yang memiliki peran multifungsi sebagai bahan pangan, pakan, maupun bahan baku produk lainnya. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu provinsi yang mengggunakan jagung sebagai pakan untuk hewan ternak mengalami penurunan produksi. Produksi jagung Nusa Tenggara Timur pada tahun 2022 adalah sebesar 293.719,22 ton dan mengalami penurunan produksi menjadi 261.854,94 ton pada tahun 2023. Penggunaan varietas hibrida dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produksi jagung. Faktor terpenting dalam pembentukan hibrida adalah adanya keragaman genetik yang dapat dilihat dari penampilan karakter pada masing-masing genotipe. Penilaian penampilan dan performa tanaman dengan menampilkan karakter-karakter dari suatu genotipe ini disebut dengan keragaman. Informasi penampilan karakter pada jagung pakan F1 hasil top cross diperlukan sebagai evaluasi bagi para pemulia tanaman untuk menemukan karakter unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan, keseragaman, serta mengidentifikasi genotipe yang berpotensi untuk dijadikan calon tetua hibrida. Penelitian dilakukan di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada bulan Juli – Desember 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan (10 genotipe F1 jagung pakan hasil top cross dan 2 varietas pembanding) dengan 3 ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Variabel yang diamati meliputi karakter kualitatif dan karakter kuantitatif yang terdiri dari karakter tanaman dan karakter hasil. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien keragaman yang diperoleh tergolong rendah dan nilai duga heritabilitas termasuk dalam kriteria sedang hingga tinggi. Genotipe F1 hasil top cross yang direkomendasikan sebagai calon tetua hibrida adalah galur inbrida yang membentuk genotipe F1 UB 3, UB 16, dan UB 28.