Bernadeta Erni
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Kesehatan ibu, Anak dan Gizi Keluarga Tingkat Komunitas Maria Magdalena Theofila Duka; Roslin E.M Sormin; Brigita Dina Manek; Avelina Paskalia Gusman; Bernadeta Erni; Deviserlina Babys
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.114

Abstract

Penguatan kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga  merupakan indikator sangat penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Masa kehamilan, persalinan, dan masa pertumbuhan anak adalah periode krusial yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Permasalahan kependudukan juga menjadi isu krusial terutama di negara berkembang. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dengan penyuluhan dan penguatan kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga di komunitas agar tercipta masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif dan meningkatkan gizi seimbang bagi bayi balita. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa penyuluhan. Lokasi pengabdian masyarakat di wilayah Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada tanggal 02 Desember 2025. Persiapan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berkoordinasi dengan pihak Pemangku Desa terkait, unsur dosen dan mahasiswa. Hasil pengabdian adalah sebagian besar masyarakat (95%) semakin paham tentang bagaiamana menjaga kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga dalam keluarga agar mencegah gizi kurang dan stunting pada bayi balita agar kualitas SDM masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah semakin paham tentang bagaiamana menjaga kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga, maka status atau derajat kesehatan masyarakat akan bergeser menjadi lebih sehat dan produktif, karena upaya preventifnya akan berjalan optimal.
Pengaruh Pemberian Daun Kelor dan Jantung Pisang terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Nifas di Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Filpin Luciami Ayuwandini Haning; Windy Anisa Veryany Fanggi; Oktaviana Thresia Monika Barbara Adam; Bernadeta Erni
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v4i1.2100

Abstract

Childbirth is the time after labor to restore health again which takes 6-12 weeks. Giving Moringa and banana heart aims to increase the milk production. The result of a survey conducted on 15 postpartum,obtained the result of 9 people (64,28 %) experienced less milk production. The purpose of this study is to analyze the effect of Moringa leaf and banana heart on the increase of milk production in postpartum in  Nunkurus Village, East Kupang District, Kupang Regency. This research is pre experimental research. The population in this study were all postpartum in the work area of Nunkurus Village, East Kupang District, Kupang Regency.Sample size is 15 people obtained from purposive sampling technique. The result of the study were analyzed using the Wilcoxon statistical test. The result of the research showed that before the leaves were given moringa leaf and the banana heart mostly (73,3%) had milk production not smoothly and after given moringa leaf and banana heart almost whole (86,7%) experienced milk production smoothly. Based on Wilcoxon test result show data that the value of ρ = 0,003 and value a = 0,05  can be said that ρ-value <a. So H0 rejected and H1 accepted which means there is an influence of Moringa leaf and banana heart to increase milk production in postpartum mothers in Nunkurus Village, East Kupang District, Kupang Regency. It is Expected that the results of this study can provide information about the benefits of Moringa leaf and banana heart to increase milk production in postpartum in the working area of Nunkurus Village, East Kupang District, Kupang Regency.
The Relationship Between Age and Parity With the Incidence of Anemia During Pregnancy Shiny Ria Pratiwi; Fauzul Munah; Ninick Corea Fernandez; Bernadeta Erni
International Journal of Health and Social Behavior Vol. 3 No. 2 (2026): May: International Journal of Health and Social Behavior
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhsb.v3i2.630

Abstract

Anemia is a common problem in pregnant women. The prevalence of anemia according to the 2024 Indonesian Health Survey, the incidence of anemia in pregnant women in Indonesia reached 27.7%. In Lampung province, 10,214 pregnant women suffered from anemia. Factors that influence anemia in-clude age and parity. The aim was to determine the relationship between age and parity with the inci-dence of anemia in pregnancy. Research design: This type of research is analytical with a cross-sectional design, using the Chi-square test. The sample of this study was 110 pregnant women who were examined at PMB F in October-December 2025, with a total sampling technique. The instrument in this study used a recapitulation sheet. Data analysis used the Chi-square test. Research results: The results ob-tained 54 (49.1%) at-risk ages, namely <20 years and >35 years, 62 (56.4%) parity primiparas, and 47 (42.7%) pregnant women experienced anemia. Statistical tests revealed a relationship between age (p=0.000) and parity (p=0.000) and the incidence of anemia during pregnancy. Conclusion: There is a relationship between age and parity and the incidence of anemia during pregnancy.