Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Keluarga Berencana (KB) pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Dusun Ii Desa Nunkurus Kupang Timur Avelina Paskalia Gusman; Maria Magdalena Theofila Duka
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v5i1.7572

Abstract

Family planning (KB) is one of the government's efforts to control population growth and create quality families. KB is one of the main targets of national development. A fertile couple is a married couple who currently live together, whether officially residing or not, where the wife's age is between 20 and 45 years. This community service activity aims to provide education to fertile couples about family planning. Contraceptive methods can be divided into two, namely long-term contraceptive methods (MKJP) such as IUDs, implants, MOW, MOP and short-term contraceptive methods (non-MKJP) such as condoms, injections and pills. The methods used in this activity are lectures, brainstorming, discussions and questions and answers. This activity was held on Tuesday, December 2, 2025, starting at 09.00 WITA and ending at 11.00 WITA. The target was all fertile couples in Dusun II Padang Beringin in Nunkurus Village. This outreach activity began with participants filling out a pre-test, then continued with lectures, discussions, questions and answers and ended with participants filling out a post-test questionnaire. The results of this community service show an increase in knowledge of fertile couples about family planning. The resource person for this activity was a lecturer from STIKes Maranatha Kupang. This community service activity that has been carried out is to increase the knowledge of fertile couples about family planning
Penguatan Kesehatan ibu, Anak dan Gizi Keluarga Tingkat Komunitas Maria Magdalena Theofila Duka; Roslin E.M Sormin; Brigita Dina Manek; Avelina Paskalia Gusman; Bernadeta Erni; Deviserlina Babys
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.114

Abstract

Penguatan kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga  merupakan indikator sangat penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Masa kehamilan, persalinan, dan masa pertumbuhan anak adalah periode krusial yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Permasalahan kependudukan juga menjadi isu krusial terutama di negara berkembang. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dengan penyuluhan dan penguatan kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga di komunitas agar tercipta masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif dan meningkatkan gizi seimbang bagi bayi balita. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa penyuluhan. Lokasi pengabdian masyarakat di wilayah Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada tanggal 02 Desember 2025. Persiapan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berkoordinasi dengan pihak Pemangku Desa terkait, unsur dosen dan mahasiswa. Hasil pengabdian adalah sebagian besar masyarakat (95%) semakin paham tentang bagaiamana menjaga kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga dalam keluarga agar mencegah gizi kurang dan stunting pada bayi balita agar kualitas SDM masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah semakin paham tentang bagaiamana menjaga kesehatan ibu, anak dan gizi keluarga, maka status atau derajat kesehatan masyarakat akan bergeser menjadi lebih sehat dan produktif, karena upaya preventifnya akan berjalan optimal.