Nursidah Arisca Putri
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS): Sebuah Kajian Pustaka Nursidah Arisca Putri; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1975

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS) yang mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), evaluasi pembelajaran berbasis HOTS menjadi penting untuk mengukur pemahaman peserta didik secara lebih mendalam serta mendorong kemampuan berpikir kritis dalam mengkaji dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, karakteristik, dan strategi pengembangan evaluasi pembelajaran PAI berbasis HOTS melalui pendekatan kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah library research dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, serta dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pengembangan evaluasi berbasis HOTS dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi berbasis HOTS mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah peserta didik melalui instrumen yang mengukur aspek analisis (C4), evaluasi (C5), dan kreasi (C6). Pengembangan instrumen evaluasi HOTS dalam PAI perlu memperhatikan konteks kehidupan nyata, penggunaan stimulus yang autentik, serta integrasi nilai-nilai Islam. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun soal HOTS dan minimnya pelatihan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi pendidik serta pengembangan instrumen evaluasi yang inovatif agar pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI lebih efektif dan sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.