Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM DAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA UNTUK MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERMAKNA Amalia Ramadani; Amalia Sundari; Atikah Aini Nasution
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47892

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum encourages student-centered, meaningful learning by applying deep and differentiated learning. Yet, adopting these two approaches continues to face significant challenges, particularly regarding teachers' preparedness and understanding when using them in class. This study seeks to investigate the implementation of deep learning and differentiated learning in the Merdeka Curriculum, including their role in attaining meaningful learning outcomes. It adopts a qualitative approach through a literature review (library research). Data were collected by searching diverse relevant scholarly sources and examined through content analysis techniques. The research results indicate that deep learning helps bolster conceptual understanding, critical thinking skills, and active student involvement, whereas differentiated learning provides customized learning opportunities based on students' needs, interests, and traits. Even though its rollout hasn't hit peak effectiveness, these approaches mutually reinforce each other to advance learning that's more vibrant, flexible, and profound in significance.
Dimensi-Dimensi Pancasila Sebagai Ideologi Negara Amalia Ramadani; Khairunnisaa Raya Fajrin; Nurul Alifiah Aslam; Zaenul Slam
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v6i1.9643

Abstract

Pancasila sebagai ideologi negara memiliki peran fundamental dalam membentuk identitas nasional dan arah pembangunan Indonesia. Namun, di era globalisasi dan digitalisasi, terjadi kesenjangan antara nilai ideal Pancasila dan realitas sosial yang ditandai oleh ketimpangan, degradasi moral, serta melemahnya pemahaman generasi muda terhadap nilai kebangsaan. Permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana dimensi realitas, idealisme, dan fleksibilitas Pancasila dapat dipahami serta diaktualisasikan kembali agar tetap relevan dalam kehidupan nasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan triangulasi sumber untuk memastikan konsistensi dan kedalaman data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dimensi realitas menegaskan Pancasila sebagai sumber hukum dan pedoman praktik kehidupan berbangsa, meskipun implementasinya belum sepenuhnya optimal; (2) dimensi idealisme memuat cita-cita luhur bangsa menuju masyarakat adil, demokratis, dan sejahtera; dan (3) dimensi fleksibilitas menunjukkan bahwa Pancasila bersifat adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dasarnya. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan Pancasila sebagai ideologi terbuka yang integratif dan dinamis, serta memberikan implikasi praktis bagi penguatan pendidikan karakter dan kebijakan publik berbasis nilai-nilai kebangsaan. Kata kunci: Pancasila, ideologi negara, realitas, idealisme, fleksibilitas.