Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman manajerial guru dalam mengelola feedback berbasis Assessment for Learning (AfL) pada pembelajaran IPAS di kelas III SDN 187/I Teratai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa dan seorang guru kelas. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan melibatkan satu guru kelas dan 15 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi terstruktur, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Temuan mengungkap bahwa guru mengimplementasikan tiga bentuk strategi feedback, yaitu feedback lisan, tertulis, dan tindak lanjut. Feedback lisan menjadi strategi yang paling sering digunakan karena dianggap efektif dalam merespons kebutuhan siswa secara langsung. Namun, guru masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, heterogenitas kemampuan siswa, dan rendahnya keterlibatan siswa dalam memanfaatkan feedback. Penggunaan LKPD Interaktif Berbasis QR Code turut mendukung efektivitas pembelajaran dan membantu siswa lebih aktif memahami materi. Penerapan feedback berbasis AfL terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan kualitas pembelajaran IPAS secara keseluruhan.