Yoyo Zakaria Ansori
Universitas Majalengka, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrating Digital Media-Based Local Wisdom to Enhance National Insight: The Role of Digital Readiness Yoyo Zakaria Ansori; Adiwijaya Adiwijaya; Mohd Razif Idris; Mohamad Gilar Jatisunda; Dede Salim Nahdi
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i3.3000

Abstract

This study examined the effect of local wisdom–based digital learning media on elementary students' national insight while controlling for digital readiness. A quasi-experimental matching-only pretest–posttest control group design was employed. Participants were selected through purposive sampling from one public primary school, yielding 54 Grade V students. To reduce selection bias, students were matched on pretest national insight scores, prior academic achievement, and gender distribution, yielding equivalent experimental (n = 27) and control (n = 27) groups. Data were collected using a 20-item National Insight Test (? .80) and an 18-item Digital Readiness Scale assessing technological competence, attitudes, and self-efficacy (? .80). The intervention lasted four weeks, with the experimental group receiving culturally grounded digital instruction and the control group receiving conventional instruction. Data were analyzed using Analysis of Covariance (ANCOVA), with posttest national insight as the dependent variable and digital readiness as a covariate. Assumption tests were satisfied (p .05). The overall model was statistically significant, F(2, 51) = 14.87, p .001, explaining 37% of variance in posttest scores (R² = .37). Digital readiness significantly predicted national insight, F(1, 51) = 18.42, p .001, partial ?² = .27, while instructional condition showed a smaller but significant effect, F(1, 51) = 4.36, p = .041, partial ?² = .08. The findings suggest that although culturally grounded digital media enhances national insight, students' digital readiness plays a more substantial role in determining learning outcomes.
TINJAUAN LITERATUR TENTANG PENGARUH MEDIA PUZZLE DIGITAL TERHADAP BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPAS Alifah Nurfathiyyah; Yoyo Zakaria Ansori; Ani Rosidah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 2 (2025): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i2.378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media puzzle digital terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui pendekatan studi literatur. Metode ini dilakukan dengan mengkaji dan mensintesis berbagai hasil penelitian terdahulu, teori pendidikan, serta literatur relevan yang membahas pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis interaktif. Hasil telaah menunjukkan bahwa media puzzle digital mampu mendorong partisipasi aktif siswa serta mendukung perkembangan empat aspek utama berpikir kreatif: kelancaran dalam menghasilkan ide, keluwesan berpikir, keaslian gagasan, dan kemampuan memperluas ide. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi pendidikan berbasis media inovatif sebagai sarana strategis dalam pembelajaran di sekolah dasar untuk menumbuhkan kreativitas serta meningkatkan keterlibatan belajar siswa secara aktif. Namun, efektivitas media puzzle digital sangat bergantung pada desain konten yang kontekstual, tantangan yang sesuai tingkat kognitif siswa, serta integrasi dengan pendekatan pembelajaran yang mendorong eksplorasi ide, seperti pembelajaran berbasis masalah atau inkuiri. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mempertimbangkan penggunaan media puzzle digital sebagai strategi pembelajaran inovatif di era digital untuk menumbuhkan kreativitas dan meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.