Muhammad Fathoni Diya’ Ulhaq Rahmat
Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Analisis Kontekstual Tentang Hadits Kepemimpinan Dalam Rumah Tangga Untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis Muhammad Fathoni Diya’ Ulhaq Rahmat; Nasrulloh
Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/fazr2v43

Abstract

This study aims to contextually analyze hadiths on household leadership in order to create a harmonious family. This study is motivated by the textual understanding of hadiths on leadership, which often lead to unequal family relationships, necessitating a more comprehensive understanding in accordance with the Islamic values ​​of justice, compassion, and responsibility. This study employed library research with a qualitative descriptive approach. Data sources were obtained from the Quran, hadith, books on hadith commentary, and relevant supporting literature. Data analysis was conducted through content analysis and a contextual approach to the meaning of the hadith. The results indicate that household leadership, according to the hadith, is not a form of authoritarian power, but rather a trust that demands responsibility, exemplary behavior, protection, and mutual respect among family members. The husband, as the head of the family, has the obligation to guide, provide for, and treat family members with compassion, while the wife plays the role of companion and helps maintain household harmony. Hadiths on family leadership also emphasize the importance of deliberation, communication, and cooperation in resolving household issues. Therefore, a contextual understanding of hadith on leadership can serve as a foundation for building a harmonious, balanced family, oriented toward peace (sakinah), compassion (mawaddah), and mercy (rahmah). Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kontekstual hadits-hadits tentang kepemimpinan dalam rumah tangga guna mewujudkan keluarga yang harmonis. Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya pemahaman tekstual terhadap hadits kepemimpinan yang sering kali menimbulkan ketimpangan relasi dalam keluarga, sehingga diperlukan pemahaman yang lebih komprehensif sesuai dengan nilai-nilai keadilan, kasih sayang, dan tanggung jawab dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari Al-Qur’an, hadits, kitab syarah hadits, serta literatur pendukung yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dan pendekatan kontekstual terhadap makna hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam rumah tangga menurut hadits bukanlah bentuk kekuasaan otoriter, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab, keteladanan, perlindungan, dan sikap saling menghormati antara anggota keluarga. Suami sebagai pemimpin keluarga memiliki kewajiban membimbing, menafkahi, dan memperlakukan anggota keluarga dengan penuh kasih sayang, sedangkan istri berperan sebagai pendamping yang turut menjaga keharmonisan rumah tangga. Hadits-hadits tentang kepemimpinan keluarga juga menekankan pentingnya musyawarah, komunikasi, dan kerja sama dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga. Dengan demikian, pemahaman kontekstual terhadap hadits kepemimpinan dapat menjadi landasan dalam membangun keluarga yang harmonis, seimbang, dan berorientasi pada terciptanya ketenteraman (sakinah), kasih sayang (mawaddah), dan rahmat (rahmah).