Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Literasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Edukasi Berbasis Simulasi pada Siswa SMKN 5 Banjarmasin Sapta Heru Purnama; Endang Suprihati Ningsih; Rabiatul Adawiah; Mura Praja
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4227

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sering kali terjun ke dunia industri melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) tanpa kesiapan mental dan fisik yang memadai terhadap risiko kecelakaan kerja. Kesenjangan antara teori Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bangku sekolah dengan kompleksitas bahaya di lingkungan kerja nyata menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini hadir untuk menjembatani celah tersebut dengan meningkatkan literasi K3 serta menanamkan safety mindset melalui metode edukasi berbasis simulasi interaktif. Dengan mengadopsi pendekatan Participatory Learning and Action (PLA), program ini melibatkan siswa secara aktif dalam sesi safety mindset coaching, identifikasi bahaya langsung (hazard hunting), praktik penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hingga simulasi tanggap darurat. Evaluasi yang dilakukan terhadap 52 siswa SMKN 5 Banjarmasin menunjukkan capaian signifikan, dengan peningkatan nilai rata-rata pemahaman sebesar 40%. Lebih dari sekadar angka, kegiatan ini berhasil menggeser paradigma siswa: K3 kini dipandang sebagai kebutuhan perlindungan diri yang vital, bukan lagi sekadar kewajiban administratif sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis simulasi efektif dalam membangun kompetensi teknis sekaligus kesiapan mental siswa SMK sebelum memasuki dunia kerja.
Promosi Gaya Hidup Sehat Bagi Pekerja Shift: Intervensi Berbasis Pengaturan Jadwal Tidur dan Manajemen Tekanan Darah di PT X Nurbaiti Nurbaiti; Rabiatul Adawiah; Nurhalimah Nurhalimah; Amelini Monica Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3734

Abstract

Pekerja shift di industri manufaktur merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat pola kerja tidak teratur, terutama gangguan tidur dan peningkatan risiko hipertensi. Paparan kerja malam, kurang tidur, serta stres kerja yang berkepanjangan sering kali dianggap sebagai kondisi yang wajar oleh pekerja, sehingga upaya pencegahan dini belum menjadi perhatian utama. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan kardiovaskular dan produktivitas kerja. Sebagai upaya promotif dan preventif, diperlukan edukasi kesehatan kerja yang diberikan secara sistematis kepada pekerja shift. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya pengaturan jadwal tidur dan manajemen tekanan darah melalui pendekatan face to face (tatap muka) dengan metode ceramah pada pekerja shift di industri manufaktur PT X. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pekerja pada seluruh indikator pertanyaan. Peningkatan pengetahuan terendah ditemukan pada item “Shift kerja dapat meningkatkan risiko hipertensi”, yang sejak awal telah dipahami dengan baik oleh seluruh peserta. Sebaliknya, peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman mengenai kebiasaan makan berat setelah bekerja shift malam, dengan peningkatan sebesar 68%, dari 18% sebelum edukasi menjadi 86% setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi memiliki efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan pengetahuan pekerja shift, terutama pada aspek-aspek praktis yang sebelumnya masih kurang dipahami. Oleh karena itu, kegiatan edukasi kesehatan kerja direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan pihak industri dan civitas akademika sebagai upaya pencegahan dini hipertensi dan peningkatan kualitas kesehatan pekerja shift.
Peran SISRUTE Dalam Mengatasi Kegawatdaruratan Dengan Menggunakan Elektronik Rekam Medis Unit 119 Di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Rabiatul Adawiah; Nurbaiti Nurbaiti; Muhammad Heriyadi; Nurhadijah Nurhadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4038

Abstract

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan SISRUTE yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik di Unit 119 RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin berperan penting dalam meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan efektivitas pelayanan kegawatdaruratan. Integrasi sistem ini memungkinkan pertukaran informasi klinis pasien secara real time, sehingga proses rujukan antar fasilitas pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan lebih terkoordinasi dan mendukung pengambilan keputusan medis yang cepat dan akurat. Setelah pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 87,5% (7 orang) peserta berada pada kategori pemahaman baik, dan hanya 12,5% (1 orang) peserta berada pada kategori cukup. Peningkatan persentase ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan SISRUTE yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik. Selain itu, kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilaksanakan dalam pengabdian ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan dalam menggunakan SISRUTE dan rekam medis elektronik. Keberhasilan implementasi sistem tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, serta komitmen manajemen rumah sakit dalam mendukung pelayanan kegawatdaruratan yang bermutu dan berkesinambungan.
Digitalisasi Screening Tumbuh Kembang dan Kesehatan Gigi Remaja SMA Berbasis Sistem Informasi Kesehatan di SMAN 5 Banjarmasin Endang Suprihati Ningsih; Rabiatul Adawiah; Sapta Heru Purnama; Keina Salsabila Ilmi Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4226

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah tumbuh kembang dan kesehatan gigi apabila tidak dilakukan pemantauan secara dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem informasi kesehatan dalam mendukung screening tumbuh kembang dan kesehatan gigi pada remaja SMA di SMAN 5 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk menilai status tumbuh kembang serta pengisian kuesioner digital untuk screening kesehatan gigi. Seluruh data hasil screening dicatat dan diolah menggunakan sistem informasi kesehatan yang dirancang secara sederhana dan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65% siswa berada dalam kategori IMT/U normal, namun masih ditemukan siswa dengan kategori kurus, overweight, dan obesitas. Selain itu, 38,3% siswa pernah mengalami sakit gigi dalam enam bulan terakhir dan 60% jarang melakukan pemeriksaan gigi rutin. Penerapan sistem informasi kesehatan mempermudah pencatatan, pengolahan, dan pelaporan data secara digital serta mendukung deteksi dini masalah kesehatan remaja. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemanfaatan sistem informasi kesehatan di lingkungan sekolah.