Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah tumbuh kembang dan kesehatan gigi apabila tidak dilakukan pemantauan secara dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem informasi kesehatan dalam mendukung screening tumbuh kembang dan kesehatan gigi pada remaja SMA di SMAN 5 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk menilai status tumbuh kembang serta pengisian kuesioner digital untuk screening kesehatan gigi. Seluruh data hasil screening dicatat dan diolah menggunakan sistem informasi kesehatan yang dirancang secara sederhana dan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65% siswa berada dalam kategori IMT/U normal, namun masih ditemukan siswa dengan kategori kurus, overweight, dan obesitas. Selain itu, 38,3% siswa pernah mengalami sakit gigi dalam enam bulan terakhir dan 60% jarang melakukan pemeriksaan gigi rutin. Penerapan sistem informasi kesehatan mempermudah pencatatan, pengolahan, dan pelaporan data secara digital serta mendukung deteksi dini masalah kesehatan remaja. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemanfaatan sistem informasi kesehatan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026