Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Edukasi K3 Terhadap Nyeri Pergelangan Tangan Pada Pekerja Linting Pabrik Hasil Tembakau Gondanglegi Fini Delakrus; Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4261

Abstract

Carpal tunnel syndrome atau nyeri pergelangan tangan adalah kondisi medis umum yang menyebabkan nyeri, mati rasa, dan kesemutan di tangan dan lengan individu yang terkena. CTS terjadi ketika saraf median terjepit atau tertekan saat melewati pergelangan tangan, faktor resiko CTS meliputi obesitas, aktivitas pergelangan tangan yang monoton atau berulang, kehamilan, keturunan genetic, serta peredangan rheumatoid. Gejalanya diklasifikasikan secara berbeda menjadi ringan, sedang, dan berat. Sindrom ini ditandai dengan nyeri ditangan, mati rasa, dan kesemutan area distribusi saraf median. Sensasi ini dirasakan di ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan sisi radial jari manis. Rasa sakit dapat menyebabkan penurunan kekuatan genggaman dan fungsi tangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan risiko yang mungkin terjadi pada pekerja. Metode yang digunakan meliputi pemberian intrumen numeric rating scale (NRS) untuk mengukur tingkat nyeri serta edukasi menggunakan media leaflet dan penyampaian secara langsung. Kegiatan dilaksanakan pada 11 pekerja dengan rentang usia 24-50 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas pekerja mengalami nyeri berat sebesar 45,5%, nyeri sedang 27,3%, nyeri ringan 18,2%, dan tidak nyeri 9,1 %. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan pemahaman pekerja mengenai resiko dan pencegahan nyeri serta kecenderungan penurunan intensitas nyeri yang ditandai dengan berkurangnya keluhan nyeri berta dan meningkatnya kesadaran melakukan Latihan mandiri. Edukasi yang diberikan juga meningkatkan perilaku ergonomi kerja dan Upaya preventif pada pekerja. Dengan demikian, penyuluhan edukasi K3 terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan serta membantu menurunkan Tingkat nyeri pergelangan tangan pada pekerja linting pabrik rokok.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Speech Delay dan Skrining Perkembangan Bahasa Anak di Posyandu Perumahan Green View Krangploso Malang Fini Delakrus; Nanik Zainiyah; Atika Yulianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1574

Abstract

Speech delay adalah keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa pada anak dibandingkan dengan usia perkembangannya. Kurangnya pengetahuan orang tua tentang speech delay dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengenali dan menangani masalah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan orang tua mengenai speech delay dan mengetahui perkembangan bahasa anak melalui pemeriksaan Early Language Scale (ELS). Kegiatan dilaksanakan pada 15 April 2026 di Posyandu Perumahan Green View Karangploso Malang dengan melibatkan 8 balita usia 1–5 tahun beserta orang tuanya. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan menggunakan poster, pemeriksaan ELS, serta pretest dan posttest. Hasil pemeriksaan ELS menunjukkan skor 5 dari 8 poin (62,5%) yang menandakan perkembangan bahasa anak masih perlu dipantau. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 65% menjadi 93%. Kegiatan ini membantu orang tua lebih memahami speech delay, pentingnya deteksi dini, dan cara memberikan stimulasi bahasa yang tepat kepada anak. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mendukung perkembangan komunikasi anak.