Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Edukasi dan Pemeriksaan Resiko Cedera Ekstremitas Atas pada Anggota Komunitas Rajut Kota Malang Zidni Imanurrohmah Lubis; Noor Mika Hayati; Diah Amelia Nurul Imami; Lala Nabilah Alfizah; Dheviana Ramadhani; Atika Yulianti
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7818

Abstract

Aktivitas merajut yang melibatkan gerakan berulang, postur statis, dan posisi ekstrem pada tangan dapat meningkatkan risiko cedera muskuloskeletal ekstremitas atas. Komunitas Rajut Malang (KRM) melakukan teknik yubiami yang menuntut kerja intensif jari dan tangan tanpa dukungan ergonomis yang memadai. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pemeriksaan risiko cedera ekstremitas atas menggunakan Strain Index. Hasil menunjukkan 68% anggota tergolong dalam kategori risiko berbahaya, 22% berisiko, dan 10% aman. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan anggota tentang risiko cedera, sehingga diharapkan dapat mendorong tindakan pencegahan. Kegiatan ini juga memberi pengalaman aplikatif bagi mahasiswa fisioterapi dalam melakukan analisis, edukasi, dan pemeriksaan pada komunitas. Hasil menunjukkan pentingnya intervensi dini dan edukasi ergonomi dalam mendukung produktivitas pengrajin rajut.
Comparative Analysis Of Arm Muscle Strength Based On Gender In Students Aged 10-12 Years At Sd Muhammadiyah 08, Dau District, Malang Regency Atika Yulianti; Fajar Abhyasa Abimanyu; Nungki Marlian Yuliadarwati
Journal of Social Research Vol. 3 No. 7 (2024): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v3i7.2091

Abstract

Every child experiences development, development occurs from early age to adulthood. Development is progressive, systematic and sustainable. The things that develop in every child are the same, it's just that there are differences, differences in the speed of development, and there is development that precedes the previous development, even though the development between one aspect and another occurs in tandem. The purpose of this study is to analyze the factors that affect the strength of arm muscles in students aged 10-12 years. This study is a quantitative research that uses a type of observational analytical research with a cross sectional method. The research was conducted in October-November 2023 with a time span starting from October 25, 2023 to November 25, 2023 at SD Muhammadiyah 08, Dau District, Malang Regency, East Java. Based on the research on the strength of students' arm muscles based on the age of 10-12 years, it can be concluded that there is a significant increase in the strength of students' arm muscles in the age range of 10-12 years.
Program Fisioterapi Komunitas: Rehabilitasi Primer Pasien Stroke Hemiplegia Dextra dengan InfraRed, TENS, dan Active ROM Exercise di Puskesmas Karangploso Aulia Rahmadhani Oktavianti; Atika Yulianti; Nanik Zainiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1429

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang memerlukan penanganan rehabilitasi sejak dini, termasuk di tingkat layanan primer. Program fisioterapi komunitas ini  bertujuan untuk memaparkan penerapan program fisioterapi komunitas menggunakan kombinasi modalitas InfraRed (IR), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan active ROM exercise pada pasien stroke serangan kedua dengan hemiplegia dextra di Puskesmas Karangploso. Program dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan durasi 30–40 menit per sesi, melibatkan pemeriksaan Manual Muscle Testing (MMT) dan pengukuran lingkup gerak sendi (LGS) menggunakan goniometer sebelum dan sesudah intervensi sebagai alat evaluasi objektif. IR diberikan selama 10 menit untuk meningkatkan sirkulasi dan elastisitas jaringan, TENS untuk modulasi nyeri dan stimulasi neuromuskular, serta ankle pump sebagai latihan active ROM harian guna meningkatkan kekuatan dan kontrol motorik ekstremitas bawah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah dextra dari MMT 3/5 menjadi 4/5, serta peningkatan LGS pada regio shoulder, elbow, hip, knee, dan ankle. Disimpulkan bahwa program fisioterapi komunitas berbasis layanan primer ini efektif memberikan perbaikan klinis yang terukur pada pasien stroke hemiplegia dextra meskipun dengan jumlah pertemuan yang terbatas.
Pencegahan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Prajurit TNI Yonkes Melalui Penerapan Microbreaks Gina Umasangadji; Nanik Zainiyah; Atika Yulianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1584

Abstract

Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) merupakan permasalahan kesehatan kerja signifikan bagi personel Batalyon Kesehatan TNI yang memiliki beban kerja fisik berat dan postur statis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan personel mengenai penerapan microbreak sebagai strategi preventif guna meminimalkan risiko gangguan muskuloskeletal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pendidikan masyarakat yang meliputi evaluasi awal (pre-test), edukasi interaktif berbasis experiential learning, demonstrasi langsung gerakan peregangan, serta evaluasi akhir (post-test). Selain itu, dilakukan difusi ilmu pengetahuan berupa pemasangan poster edukasi sebagai pengingat visual di area kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif dan keterampilan psikomotor personel yang signifikan, di mana pemahaman konsep microbreak melonjak sebesar 85%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah intervensi melalui edukasi demonstratif dan media visual terbukti efektif dalam memitigasi risiko ergonomis pada personel militer. Program ini disarankan untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui digitalisasi panduan latihan serta pembentukan kader kesehatan kerja internal guna menjaga kesiapan operasional prajurit. 
Edukasi Penanganan Cedera Olahraga Dengan Metode Peace And Love Pada Siswa SMP 15 Kota Malang Annisa Lutfiyah Norman; Atika Yulianti; Gamar Gamar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3944

Abstract

Cedera olahraga merupakan risiko yang umum terjadi pada aktivitas fisik di lingkungan sekolah, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kurangnya pengetahuan siswa tentang penanganan cedera yang tepat dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses pemulihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai penanganan cedera olahraga menggunakan pendekatan Peace and Love, yang merupakan metode modern dalam manajemen cedera jaringan lunak. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada siswa kelas VII dan VII di SMP Negeri 15 Kota Malang. Edukasi diberikan melalui penyuluhan interaktif, video demonstrasi, dan simulasi praktik. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai langkah-langkah penanganan cedera yang tepat setelah intervensi edukasi diberikan. Edukasi berbasis metode Peace and Love terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menangani cedera olahraga secara mandiri dan aman. Diharapkan pendekatan ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan jasmani sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah.
Edukasi Fisioterapi Tentang Inkontinensia Urin pada Wanita Melalui Latihan Kegel di Posyandu Kutilang Titik Mardhiah Helmalia Putri; Atika Yulianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4218

Abstract

Inkontinensia urine merupakan kondisi keluarnya urin secara tidak terkendali yang sering terjadi pada wanita akibat penurunan kekuatan otot dasar panggul. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup karena menimbulkan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari serta dapat menyebabkan masalah psikologis dan sosial pada penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi fisioterapi berupa Kegel exercise terhadap penurunan inkontinensia urine pada wanita. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 20 wanita yang mengalami inkontinensia urine. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi menggunakan kuesioner tingkat inkontinensia urine. Intervensi Kegel exercise diberikan selama empat minggu dengan frekuensi latihan tiga kali dalam satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor inkontinensia urine setelah diberikan latihan Kegel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kegel exercise efektif dalam meningkatkan kekuatan otot dasar panggul dan membantu mengurangi gejala inkontinensia urine pada wanita.