Fahma Hurrosatud Diyanah
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ESTETIKA BAHASA DAN MAKNA SPIRITUAL DALAM QASIDAH YASSIR LANA KARYA M. FAIZI: KAJIAN ILMU BADI’ Sri Wahyuni; Taftinatul Ilmiyah; Fahma Hurrosatud Diyanah; Wahyuni
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk muhassinat lafziyah dan muhassinat maknawiyah dalam qasidah Yassir Lana karya M. Faizi serta menjelaskan kontribusinya terhadap keindahan bahasa dan makna spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Data diperoleh dari teks qasidah serta didukung oleh buku, artikel jurnal, dan berbagai referensi yang relevan mengenai balaghah dan sastra Arab. Data dianalisis secara deskriptif melalui perspektif ilmu badi‘. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa bentuk muhassinat lafziyah, yaitu tiga bentuk saja’ mutarraf, dua bentuk saja’ murashsha‘, satu bentuk saja’ mutawazi, dan dua bentuk iqtibas. Penelitian ini juga menemukan beberapa bentuk tawriyah sebagai bagian dari muhassinat maknawiyah. Berbagai unsur retoris tersebut berkontribusi dalam menciptakan keharmonisan bunyi, keindahan ungkapan, penguatan pesan doa yang bersifat kolektif, serta pendalaman makna spiritual dalam qasidah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keindahan qasidah tidak hanya dibangun melalui aspek bunyi, tetapi juga melalui keterpaduan antara bentuk bahasa, makna yang berlapis, dan nilai-nilai religius yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian balaghah pada karya sastra Arab lokal serta dapat menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan mengenai tradisi sastra pesantren dalam konteks sastra Islam Nusantara.