Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Motivasi Belajar Siswa SMK melalui Program Edukasi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Ramadhanar Adhyatma Nasrullah; Muhammad Hanif Nur Susanto; Ghazi Al Ghifari; Atiyq Sekararum; Arinda Putri Pratiwi; Desita Rahayu; Rosalia Syaharani; Veronika Dita Febrianti; Mayasari Putri Utami; Kundari Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4358

Abstract

Kondisi pendidikan di Desa Kajeksan, Kabupaten Wonosobo menunjukkan masih adanya permasalahan rendahnya minat siswa Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK/MA) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya motivasi belajar, minimnya informasi mengenai pendidikan tinggi, serta keterbatasan dukungan lingkungan. Oleh karena itu, kelompok KKN 171 Kajeksan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi berbasis pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan ketertarikan siswa dalam melanjutkan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan siswa, guru, dan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan pendidikan, diskusi interaktif, permainan edukatif, serta pendampingan belajar. Kegiatan ini dihadiri oleh 35 siswa MA Andalusia di Desa Kajeksan, Wonosobo. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya keaktifan dalam tanya jawab seputar minat pendidikan tinggi dan kesadaran akan pentingnya melanjutkan studi. Dengan demikian, program edukasi berbasis pemberdayaan masyarakat ini efektif dalam meningkatkan ketertarikan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pemanfaatan Limbah Popok Sekali Pakai menjadi Pot Tanaman sekaligus Media Tanam di Desa Mergosari dalam Program KKN Amalia Tri Ramadhani; Kundari Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4392

Abstract

Pembuangan sampah popok sekali pakai menjadi salah satu isu lingkungan yang sulit diatasi karena sifatnya yang tidak mudah terurai. Di Desa Mergosari sampah popok sekali pakai menyebabkan pencemaran air dan tanah dikarenakan hanya dibuang di sungai, ditimbun, dan dibakar. Kondisi ini dipicu karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah popok sekali pakai, sehingga diperlukan solusi yang tepat untuk menanggulangi permasalahan tersebut dan menekan dampak negatif bagi lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan limbah popok sekali pakai sebagai media kreatif berupa pot tanaman serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi guna melihat kondisi lingkungan dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola limbah popok sekali pakai. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan mengenai dampak limbah popok terhadap lingkungan serta praktik pembuatan pot tanaman dari popok bekas urine yang telah dibersihkan oleh kelompok KKN. Hal ini dikarenakan masih banyak ibu yang masih belum mengetahui cara memanfaatkan sampah popok bayi sekali pakai yang terus tertimbun setiap harinya. Program sosialisasi dilakukan dengan tahapan menjelaskan permasalahan, penayangan video, dan demonstrasi proses pembuatan pot dan media tanaman hias pada bulan Januari 2026, bertempat di Aula Dusun Karangsari. Melalui sosialisasi dan praktik langsung membuat pot, masyarakat jadi mampu memahami cara pengelolaan sampah popok sekali pakai sekaligus menjadi terobosan inovasi berkelanjutan yang kreatif.
Upaya deteksi Dini Diabetes Mellitus melalui Medical Check Up pada Masyarakat Desa Gumiwang dalam Program KKN Muhamad Rifky Aqila; Ade Ari Prasetyo; Akhmad Aji Badrudin; Annisa Fitri Aroyan; Anya Zofia; Fitri Medilah Rahmadani; Ken Ayu Lintang Natyasmara; Rintan Khofifah Anggraeni; Tofita Rahma Oktafiyani; Kundari Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4397

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan  penyakit  yang prevalensinya terus meningkat dan berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi serius apabila tidak terdeteksi sejak dini. Data kesehatan menunjukkan bahwa kasus diabetes di Kabupaten Wonosobo mengalami peningkatan dari tahun 2023 ke tahun 2024 sehingga diperlukan upaya deteksi dini di tingkat masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini risiko diabetes melalui program Medical Check Up (MCU) pada masyarakat Desa Gumiwang. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Sebanyak 292 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan. Hasil menunjukkan bahwa 71,6% warga memiliki kadar gula darah dalam rentang normal (70–130 mg/dl), sedangkan 28,1% menunjukkan kadar gula darah tinggi (>130 mg/dl) yang berpotensi mengarah pada hiperglikemia. Program MCU memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengendalian faktor risiko diabetes.