Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upaya Promotif melalui Penyuluhan Osteoarthritis dengan Pendekatan Fisioterapi pada Komunitas Lansia di Puskesmas Kendalsari Aulia Salsabila; Ali Multazam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4368

Abstract

Fisioterapi merupakan tenaga kesehatan yang berperan dalam meningkatkan fungsi gerak melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Salah satu upaya promotif yang dapat dilakukan adalah penyuluhan kesehatan, khususnya pada lansia yang rentan mengalami osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif sendi yang ditandai dengan nyeri, kekakuan, dan keterbatasan gerak yang dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan osteoarthritis dengan pendekatan fisioterapi terhadap peningkatan pengetahuan lansia. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui media leaflet dan poster kepada 10 lansia di Puskesmas Kendalsari. Pengukuran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa pada pre-test, sebagian besar responden masih belum memahami materi, dengan persentase ketidaktahuan sebesar 72,5% pada aspek osteoarthritis dan 78,3% pada latihan mandiri. Setelah dilakukan penyuluhan, seluruh responden (100%) menunjukkan peningkatan pemahaman. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 72,5% dan 78,3%. Dengan demikian, penyuluhan berbasis fisioterapi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam melakukan latihan mandiri, serta berpotensi meningkatkan kualitas hidup dan mencegah progresivitas osteoarthritis.
Edukasi Ergonomi dan Program Peregangan untuk Pencegahan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) pada Pekerja Family Konveksi Malang Khairunnisa A; Ali Multazam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4792

Abstract

Aktivitas kerja di industri konveksi melibatkan postur statis yang panjang dan gerakan repetitif yang berpotensi memicu Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pekerja Family Konveksi Malang dalam mengidentifikasi hazard ergonomi serta menerapkan upaya pencegahan keluhan fisik. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi alur intervensi pre-test menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM), sosialisasi postur kerja ergonomis, pelatihan peregangan leher dan punggung menggunakan panduan poster K3, serta diakhiri dengan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman pekerja yang signifikan setelah intervensi diberikan. Para pekerja mampu mengenali area rentan cedera terutama leher dan punggung serta memahami cara melakukan gerakan peregangan secara mandiri. Kesimpulannya, alur intervensi penyuluhan dan pelatihan satu kali sesi ini efektif menumbuhkan kesadaran preventif pekerja demi meminimalkan risiko WMSDs di lingkungan industri konveksi
Pemberian Edukasi Ergonomi dan Identifikasi Risiko Kerja Pada Pekerja di Pabrik Rokok PT. Agung Karya Atta (AKA) Kedungkandang Yuniatri Woli; Ali Multazam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3863

Abstract

Industri rokok merupakan salah satu sektor penting dalam perindustrian Indonesia dalam hal penerimaan negara melalui cukai dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah yang besar. Namun, proses produksi yang masih banyak dilakukan secara manual menjadikan pekerja rentan terhadap gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis, gerakan repetitif, serta beban fisik yang berlebihan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi ergonomi dan mengidentifikasi risiko kerja di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta. Kegiatan ini dilaksanakan di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta menggunakan metode observasional deskriptif. Subjek dalam kegiatan ini terdiri dari 169 orang pekerja dari berbagai divisi. Analisis postur menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), analisis beban fisik menggunakan data durasi kerja, gerakan repetitif dan berat beban angkut, dan edukasi menggunakan media leaflet dan poster. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pekerja di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta berada dalam posisi kerja dengan risiko sedang, sehingga perlu dilakukan tindakan untuk perbaikan postur kerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi beban fisik pekerja adalah durasi kerja 10-11 jam, gerakan berulang sebanyak >30 kali/menit, dan berat beban angkut 5-10 kg. Selain itu, tekanan target produksi juga berkontribusi terhadap peningkatan beban fisik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa postur kerja dan beban fisik berkontribusi terhadap risiko muskuloskeletal pada pekerja industri rokok PT. Agung Karya Atta. Edukasi ergonomi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pekerja, tetapi perlu didukung dengan perubahan lingkungan kerja yang lebih ergonomis agar hasil yang dicapai dapat lebih optimal.
Upaya Meningkatkan Kebugaran dan Mencegah Penurunan Fisik Melalui Sosialisasi dan Senam pada Lansia di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih KNDJH, Kedungkandang Medlin Kurniawati Kambe; Ali Multazam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4208

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, termasuk keseimbangan dan kekuatan otot, yang dapat meningkatkan risiko jatuh. Minimnya kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya kebugaran lansia. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia mengenai pentingnya kebugaran melalui sosialisasi dan senam kebugaran. Kegiatan dilakukan pada 11 lansia di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih KNDJH, Kedungkandang, Malang. Metode yang digunakan meliputi edukasi kebugaran melalui media leaflet dan pelaksanaan senam kebugaran dengan modifikasi gerakan sesuai kemampuan partisipan. Tingkat pemahaman diukur melalui wawancara sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dalam aspek konsep kebugaran, sikap tubuh saat latihan, frekuensi latihan, dan manfaat senam. Edukasi dan senam kebugaran terbukti menjadi pendekatan preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi lansia terhadap aktivitas fisik.