Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan PHBS Serta Sosialisasi Sikat Gigi dan Cuci Tangan di TK Mathlaul Anwar Desa Trimomukti Indah Resti Ayuni Suri; Devi Sela Eka Selvia; Netriwati Netriwati; Anisa Irma Kania
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4393

Abstract

Penyuluhan tentang hidup bersih dan sehat serta menyikat gigi dan mencuci tangan. Penyuluhan tentang hidup bersih dan sehat serta menyikat gigi dan mencuci tangan bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya siswa, untuk menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan sekitar. Sasaran kegiatan ini adalah siswa di Taman Kanak-kanak Mathlaul Anwar yang merupakan taman kanak-kanak di desa Trimomukti, kecamatan Candipuro. Pemilihan siswa sebagai objek kegiatan didasarkan pada alasan bahwa mereka terbiasa dengan hidup bersih dan sehat. Hasil yang didapatkan Anak–anak TK Mathlaul Anwar Trimomukti merasa senang dan respect terhadap kegiatan yang dilakukan.  
Dampak Serta Pencegahan Stunting dan Penggunaan Abate dalam Upaya Pengendalian Nyamuk di Desa Trimomukti Devi Sela Eka Selvia; Indah Resti Ayuni Suri; Netriwati Netriwati; Amini Misbah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4394

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat dalam Bentuk Peningkatan Kesadaran Masyarakat untuk Menjaga Kebersihan dan Gaya Hidup Sehat dilaksanakan melalui kolaborasi antara UIN Raden Intan Lampung dan pejabat Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Program ini memberikan bantuan kepada masyarakat melalui beberapa kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, seperti penyuluhan tentang pencegahan stunting dan penggunaan ABATE. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan pengajaran, melalui penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di Desa Trimomukti. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan gaya hidup sehat menuju Indonesia yang maju. Hasil dari pengabdian ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan gaya hidup sehat. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan tentang pencegahan stunting dan penggunaan ABATE.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik Praktik Pengalaman Lapangan sebagai Pilar Pengabdian Masyarakat Devi Sela Eka Selvia; Indah Resti Ayuni Suri; Dinar Fairuz Aqila; Afiyah Ghefira; Astrya Dwi Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3533

Abstract

Perguruan tinggi memiliki mandat tridharma: pendidikan, penelitian pengabdian. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik sebagai bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. Tantangan sosial, ekonomi, ekologis, dan tata kelola membutuhkan kolaborasi lintas ilmu dan generasi muda. Selaras dengan semangat kampus berdampak. Salah satu langkah strategis untuk menerapkannya ialah dengan menyelenggarakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terintegrasi dengan membuat lubang resapan biopori dan penanaman pohon Pelaksanaan kegiatan pelatihan percontohan mengenai barcode tanaman dan penanaman pohon dilakukan melalui beberapa tahapan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan pendekatan ilmiah, tematik, dan kolaboratif untuk mengatasi permasalahan banjir dan lingkungan. Kelurahan ini memiliki tantangan berupa banjir yang diperparah oleh rendahnya drainase, berkurangnya daerah resapan, dan penumpukan sampah. Pelaksanaan melalui observasi, koordinasi dengan warga, dan praktik lapangan bertujuan memberdayakan masyarakat secara mandiri dan mendukung terciptanya kampus berdampak. Kegiatan ini menunjukkan potensi kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam menghasilkan solusi berkelanjutan untuk masalah lingkungan setempat, dapat meningkatkan literasi digital masyarakat, memperkuat identitas lingkungan, serta membantu upaya pelestarian dan dokumentasi tanaman di wilayah tersebut.