Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akulturasi Budaya Jawa Pada Foklore Lawang Bledheg Masjid Agung Demak Dwi Nani Suprafti; Sri Prastiti Kusuma Anggraeni; Ucik Fuadhiyah
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.06

Abstract

Tradisi Lawang Bledheg merupakan salah satu ekspresi religius lokal yang memperlihatkan pertemuan intens antara Islam dan budaya Jawa dalam lanskap simbolik masyarakat. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana proses akulturasi tersebut berlangsung melalui negosiasi makna simbolik yang mengendap dalam narasi, penamaan, dan pemaknaan ruang religius Lawang Bledheg. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan perspektif antropologi simbolik dan semiotika budaya. Data diperoleh melalui kajian pustaka, penelusuran sumber sejarah lokal, serta pembacaan simbolik terhadap unsur-unsur tradisi yang menyertainya. Analisis dilakukan dengan menafsirkan simbol sebagai arena tarik-menarik antara kosmologi Jawa dan nilai-nilai Islam yang mengalami proses reinterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lawang Bledheg tidak merepresentasikan sinkretisme yang statis, melainkan ruang negosiasi simbolik yang dinamis, di mana unsur budaya Jawa dipertahankan melalui penyesuaian makna agar selaras dengan prinsip-prinsip Islam. Temuan ini menegaskan bahwa akulturasi Islam dan budaya Jawa berlangsung melalui mekanisme seleksi, reinterpretasi, dan legitimasi simbolik, bukan melalui penghapusan tradisi lokal. Artikel ini berkontribusi pada kajian Islam Nusantara dengan memperkaya pemahaman tentang tradisi religius lokal sebagai medan negosiasi makna, sekaligus menawarkan kerangka analitis yang melampaui deskripsi normatif budaya.