Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MOTIF KUNJUNGAN KE RUMAH BUDAYA KRATONAN SURAKARTA DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DAN EDUKASI SEJARAH Arnita, Selvina Inka; Musadad, Akhmad Arif
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v20i2.1051

Abstract

ABSTRACTSurakarta is known as one of the cultural centers of Indonesia that plays an important role in preserving local culture and providing historical education, one of which is represented through the existence of Rumah Budaya Kratonan. This study aims to examine the management of Rumah Budaya Kratonan, the motives of visitors, and its role in preserving local culture as well as serving as a medium for history education. This research employed a qualitative method with a single case study approach through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that visitors come to Rumah Budaya Kratonan with various motives, including educational purposes, recreation, and cultural tourism. Rumah Budaya Kratonan contributes to local cultural preservation through dance and karawitan training programs, while its role in history education is reflected through the Surakarta History Gallery and historical discussion activities. Overall, Rumah Budaya Kratonan contributes to sustaining local culture and enhancing public understanding of history, although it still requires stronger promotional strategies and program development to optimize its function as a space for education and cultural preservation.Keywords: History Education; Visitor Motivation; Cultural Preservation; Rumah Budaya KratonanABSTRAKSurakarta dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan di Indonesia yang memiliki peran penting dalam pelestarian budaya lokal dan edukasi sejarah, salah satunya melalui keberadaan Rumah Budaya Kratonan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan Rumah Budaya Kratonan, motif kedatangan pengunjung, serta peran rumah budaya ini sebagai pelestari budaya lokal sekaligus sarana edukasi sejarah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung datang ke Rumah Budaya Kratonan dengan berbagai motif, antara lain pendidikan, rekreasi, dan wisata budaya. Rumah Budaya Kratonan menjalankan perannya dalam pelestarian budaya lokal melalui program pelatihan tari dan karawitan, serta perannya dalam edukasi sejarah diwujudkan melalui Galeri Sejarah Surakarta dan diskusi sejarah. Secara keseluruhan, Rumah Budaya Kratonan berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal dan meningkatkan pemahaman sejarah masyarakat, meskipun masih memerlukan penguatan strategi promosi dan pengembangan program agar pemanfaatannya sebagai ruang edukasi dan pelestarian budaya dapat lebih optimal.Kata Kunci: Edukasi sejarah; Motif rengunjung; Pelestarian Budaya; Rumah Budaya Kratonan