Hesiya May Ghaisani
Universitas Tidar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mekanisme Good Corporate Governance Dalam Menekan Kecurangan Laporan Keuangan: Peran Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Hesiya May Ghaisani; Tiara Rani Santoso; Fabio Bolanda Sandy; Shinta Nastitie Komalasari; Kharisma Rizqi Auliariyani
Jurnal Ekuilnomi Vol. 8 No. 2 (2026): Ekuilnomi Vol 8 (2), Mei 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/pzrcc976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme good corporate governance yang diproksikan melalui komite audit (frekuensi rapat dan keberagaman gender), komisaris independen, dewan direksi terhadap kecurangan laporan keuangan, dan peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan teknologi yang terdaftar di BEI tahun 2022-2024. Analisis data menggunakan metode PLS-SEM melalui WarpPLS. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi rapat komite audit berpengaruh negatif terhadap kecurangan laporan keuangan. Sebaliknya, keberagaman gender komite audit dan dewan direksi berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. Komisaris independen tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, ukuran perusahaan tidak terbukti memoderasi hubungan antara good corporate governance dan kecurangan laporan keuangan
Analisis Implementasi Coretax dalam Efektivitas Pelaporan Pajak di Pemerintah Kabupaten Magelang Hilda Lailatul Nafisa; Hesiya May Ghaisani
Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan | E-ISSN : 3063-8208 Vol. 2 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Coretax dalam pelaporan pajak di Pemerintah Kabupaten Magelang. Coretax merupakan sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk mengintegrasikan beberapa layanan perpajakan ke dalam satu platform digital. Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pegawai yang terlibat dalam pengelolaan administrasi perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Coretax memberikan kemudahan dalam proses pelaporan pajak melalui integrasi data dan percepatan administrasi elektronik. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala teknis seperti, downtime server yang sering terjadi, kegagalan unggah dokumen berformat eXtensible Markup Language (XML), dan keterbatasan fitur sistem. Di sisi non-teknis, adaptasi sumber daya manusia memerlukan pelatihan berulang dan belum terdapat Key Performance Indikator (KPI) untuk menilai keberhasilan implementasi. Meskipun demikian, keunggulan Coretax dibandingkan dengan sistem sebelumnya, khususnya dalam aspek validasi otomatis, menunjukkan potensi yang signifikan dalam mendukung reformasi administrasi perpajakan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan sistem Coretax, sekaligus sebagai dasar untuk merancang kebijakan pendukung yang lebih efektif dibandingkan dengan kebijakan yang telah diterapkan saat ini.
TINJAUAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PEMAHAMAN KODE ETIK PROFESI AKUNTAN Fabio Bolanda Sandy; Muhammad Afif Setyawan; Tiara Rani Santoso; Hesiya May Ghaisani; Hesti Fajarsari
AKUNTANSI DEWANTARA Vol 9 No 2 (2025): Vol 9 No 2 (2025): AKUNTANSI DEWANTARA VOL. 9 NO 2 OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to evaluate accounting students' perceptions of the understanding of the ethics of the accounting profession in several universities in Central Java. The ethics of the accounting profession plays a significant role in shaping professional behavior. These decisions will ultimately influence the level of public trust in the credibility of financial reports. The researcher used a quantitative approach with a questionnaire (Google Form) as the research instrument. From several universities in Central Java, the researcher obtained 64 student samples. In sampling, the researcher used a purposive sampling method with the criteria of students who have taken courses in Audit and Business Ethics. Later, the data will be analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, T-tests, and F-tests. The results of the study indicate that Gender, Ethical Knowledge and Love of Money have a positive effect on students' understanding of the code of ethics of the accounting profession. In addition, the Education Level variable does not affect students' perceptions of the understanding of the code of ethics of the accounting profession. This study is expected to improve students' understanding of the importance of ethical attitudes in the accounting profession.