Fitri Ramdani
Pendidikan Teknologi Informasi, Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR INFORMATIKA PADA SISWA SMK Kartika Riskiani; M Fuaddunnazmi; Indriaturrahmi Indriaturrahmi; Fitri Ramdani
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i3.11439

Abstract

Low student interest in Informatics remains one of the major challenges in vocational high school learning, despite the increasing availability of digital technology to support the educational process. This study aims to improve student interest in Informatics for grade X students at SMKN 6 Mataram through the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by web-based interactive media. The main problem faced was students' low interest in learning due to theoretical and abstract conventional teaching methods. This research is a Classroom Action Research (CAR) following the Kemmis & McTaggart model, conducted in two cycles with 32 students of the Computer and Network Engineering (TKJ) program as subjects. Learning interest data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed descriptively. The results showed a significant increase in student learning interest, from 43.75% in the pre-cycle condition to 65.35% in Cycle I, and reaching 85.22% in Cycle II. This improvement covers all indicators of interest: enjoyment, attraction, attention, and involvement. These findings provide empirical evidence that the availability of digital facilities in vocational schools is not the main determinant of learning success; rather, it is how the infrastructure is orchestrated in systematic PBL pedagogical designs that can simultaneously stimulate students' cognition and affection. It is concluded that the integration of web-based interactive media into the PBL model is effective in fostering student interest and engagement in Informatics subjects, thus this model is recommended for application in other vocational subjects with similar characteristics. ABSTRAK Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Informatika masih menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran di SMK meskipun didukung oleh ketersediaan teknologi digital yang semakin memadai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar informatika siswa kelas X SMKN 6 Mataram melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media interaktif berbasis web. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar siswa akibat metode pembelajaran konvensional yang bersifat teoritis dan abstrak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 32 siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Data minat belajar dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk memetakan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa yang signifikan dari kondisi pra-siklus sebesar 43,75%, meningkat menjadi 65,35% pada Siklus I, dan mencapai 85,22% pada Siklus II. Peningkatan ini mencakup seluruh indikator minat, yaitu perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa ketersediaan fasilitas digital di SMK bukanlah penentu utama kesuksesan pembelajaran, melainkan bagaimana infrastruktur tersebut diorkestrasi dalam desain pedagogis sistematis PBL yang mampu menstimulasi kognisi dan afeksi siswa secara simultan. Dapat disimpulkan bahwa integrasi media interaktif berbasis web dalam model PBL efektif dalam menumbuhkan minat dan keaktifan siswa pada mata pelajaran Informatika, sehingga model ini direkomendasikan untuk diterapkan pada mata pelajaran kejuruan lainnya dengan karakteristik serupa.